Garudaxpose.com | Nusa Dua – Indonesia kembali dipercaya menjadi panggung pertemuan polisi wanita dunia. The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 resmi dibuka di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Minggu (20/9/2026).
Konferensi bergengsi ini diikuti 450 peserta dari 43 negara dan akan berlangsung hingga 24 September 2026 dengan mengusung tema “Women Leading Global Change”.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membuka langsung konferensi tersebut menegaskan, forum ini jauh lebih dari sekadar seremoni tahunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Baru saja kami melaksanakan pembukaan kegiatan IAWP yang diikuti oleh perwakilan dari 43 negara. Rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai hari ini hingga Kamis mendatang,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, IAWP menjadi laboratorium global bagi Polwan untuk saling bertukar praktik terbaik, pengetahuan, dan pengalaman lapangan lintas negara.
Fokus utamanya, kata dia, adalah penguatan tiga aspek krusial: semangat pengabdian, kapasitas profesional, dan kompetensi untuk pengembangan karier Polwan. Hal ini sejalan dengan visi Presiden IAWP mengenai urgensi kesetaraan gender di tubuh kepolisian.
Bagi Indonesia, forum ini dinilai strategis. Dengan 164 delegasi, Indonesia menjadi kontingen terbesar, disusul Tanzania, Kanada, dan Amerika Serikat. 0881
Kapolri menaruh harapan besar agar Polwan Indonesia tidak hanya menjadi peserta, tetapi mampu menyerap ilmu dan memperluas jejaring internasional.
“Kami berharap kemampuan dan kapasitas Polwan Indonesia terus meningkat, mampu bersaing di tingkat internasional, serta saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan polisi wanita dari berbagai negara,” katanya.
Ia juga menegaskan target akhirnya adalah profesionalisme yang setara. Dengan kapasitas yang terus ditempa, Polwan RI diharapkan mampu sejajar dan berkompetisi dengan Polwan dari negara maju.
Di akhir sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak pendukung, mulai dari jajaran panitia, pemerintah daerah Bali, hingga delegasi internasional. Ia berharap IAWP 2026 tidak berhenti sebagai forum diskusi, melainkan menghasilkan manfaat nyata.
“Semoga IAWP menjadi forum yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme polisi wanita,” pungkasnya. (Septyan)














