Prosesi Harjalu ke-770, Bupati Lumajang Sampaikan MITIGASI Bencana Dinilai Berhasil karena Tidak ada Korban Jiwa

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar PROSESI HARI JADI LUMAJANG KE-770, bertempat di Pendopo ARYA WIRARAJA Lumajang, pada hari Senin 15 Desember 2025, pukul 07.00 WIB sampai selesai.

Hadir di acara tersebut Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, S.H, Ketua DPRD Lumajang Hj Oktaviani, S.H., M.H, Unsur Wakil Ketua DPRD dan semua anggota DPRD Lumajang, Kapolres Lumajang Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H, Dan Dim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang Ristu Darmawan, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Lumajang, Kalapas Lumajang, Kepala BNN Lumajang, Mantan Bupati Lumajang Kyai As’ad Malik, M. Ag, OPD dan Camat Se Kabupaten Lumajang, Seluruh Kepala Desa, Tomas, Toga, Tokoh Budaya dan Ketua- Ketua Organisasi Media Kabupaten Lumajang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan Prosesi Harjalu ke-770 ini, merupakan puncak rangkaian kegiatan yang sebelumnya diawali dengan kegiatan qotmil qur’an dan ziaroh ke makam pendiri Lamajang di Situs Biting.

Harjalu ke-770 mengusung tema “Lumajang Tumbuh, Semakin Tangguh”, sebagai implementasi pelayanan Pemerintah Kabupaten dan perjalanan pembangunan serta penguatan kesiapsiagaan menghadapi tantangan pembangunan kedepan dan menghadapi bencana.

Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si ( Bunda Indah) dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Harjalu ke-770 menjadi momentum penting untuk mengevaluasi dan kesiapsiagaan bencana.

Bunda Indah menyampaikan bahwa peristiwa erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 19 November 2025 tersebut tidak ada korban jiwa. Hal ini merupakan keberhasilan Mitigasi dan kesiapsiagaan bencana yang telah berjalan efektif dan bahkan BNPB mengakuinya, meski banyak infrastruktur yang perlu penanganan untuk pemulihan.
“Pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat terdampak menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih,” ungkap Bunda Indah.

Meskipun demikian awan panas guguran, lahar panas dan lahar dingin yang terbawa aliran sungai telah merusak sejumlah jembatan, bendungan dan beberapa jalur evakuasi.

Kerusakan infrastruktur menjadi tantangan utama yang harus segera ditangani agar masyarakat terdampak bisa beraktifitas kembali.
“Pemulihan ekonomi warga terdampak itu yang paling penting, kami akan terus bekerja agar masyarakat segera pulih ekonominya, hingga kehidupan mereka dapat normal kembali,” kata Bunda Indah.

Bunda Indah mohon do’a pada seluruh masyarakat Lumajang agar proses pemulihan pembangunan infrastruktur dan ekonomi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru secepatnya bisa diselesaikan dan Lumajang cepat kembali pulih sepenuhnya.

Proses Harjalu ke -770 Tahun 2025 dilaksanakan sebagai momen penting untuk penguatan solidaritas lintas sektor didalam mendukung stabilitas daerah dan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini
Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:19 WIB

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini

Kamis, 17 September 2026 - 02:17 WIB

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Berita Terbaru