Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Polemik terkait penggunaan mobil siaga Desa Sukamulya untuk mengangkut MBG yang sempat beredar di sejumlah media online akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Penjabat (Pj) Kepala Desa Sukamulya.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Camat Sukamulya memanggil Pj Kades Sukamulya, Subki, untuk memberikan keterangan langsung di hadapan awak media di kantor kecamatan, Selasa (14/04/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Subki menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya penggunaan mobil siaga desa untuk mengangkut MBG dan tidak pernah memberikan instruksi terkait hal tersebut.
“Saya tidak mengetahui mobil siaga Desa Sukamulya digunakan untuk mengangkut MBG, dan saya juga tidak pernah memerintahkan karena itu tidak sesuai dengan fungsi kendaraan tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat ini Kantor Desa Sukamulya tengah dalam proses renovasi, sehingga aktivitas pemerintahan sementara dipindahkan ke lokasi sewa.
Kondisi tersebut turut memengaruhi operasional pelayanan, termasuk dalam penyaluran MBG.
Menurutnya, sebelumnya distribusi MBG dilakukan menggunakan kendaraan roda dua. Namun, pada saat tertentu, kader PKK berinisiatif menggunakan mobil siaga desa yang sedang tersedia untuk membantu proses pengangkutan.
“Atas kejadian ini, saya menyampaikan permohonan maaf. Ke depan, saya akan memperketat pengawasan dan melarang penggunaan mobil siaga desa di luar kepentingan sosial kemasyarakatan,” tambahnya.
Pemerintah kecamatan pun mengimbau seluruh perangkat desa agar lebih berhati-hati dalam menggunakan aset desa serta memastikan penggunaannya sesuai dengan peruntukan dan aturan yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan koordinasi dalam pengelolaan fasilitas milik desa guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.
(Spi)













