Masuki Tahap Akhir Budidaya, Lahan Jagung 15 Hektare di Muneng Kidul Siap Panen Akhir November

- Penulis

Senin, 2 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Masa panen tanaman jagung di Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, semakin dekat. Lahan pertanian seluas 15 hektare yang dikelola warga setempat kini menunjukkan perkembangan positif setelah melalui proses budidaya sejak pertengahan Agustus 2026.

Perkembangan tersebut diketahui setelah jajaran Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota, melakukan pengecekan langsung ke lokasi pertanian milik Subari di Dusun Krajan, Senin (2/11/2026) pagi.

Pemantauan yang berlangsung sekitar pukul 08.40 WIB itu menjadi bagian dari kegiatan pembinaan kepolisian terhadap masyarakat dalam mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Unit Binmas Polsek Sumberasih, Aiptu Andi Han, turun langsung meninjau kondisi tanaman di area perkebunan. Selain mengamati pertumbuhan jagung, petugas juga berinteraksi dengan pemilik lahan untuk mendapatkan gambaran mengenai perkembangan pertanian tersebut.

Dari hasil komunikasi dan pengamatan di lapangan, tanaman jagung yang dibudidayakan di atas lahan seluas 15 hektare itu dilaporkan berada dalam kondisi baik. Hingga saat pengecekan dilakukan, tidak terdapat kendala berarti yang disampaikan pemilik lahan.

Capaian perkembangan tanaman tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi jajaran Polsek Sumberasih, mengingat lahan pertanian itu diproyeksikan memasuki masa panen dalam waktu dekat.

Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto mengatakan, pemantauan pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat yang bergerak di sektor pangan.

Ia menjelaskan, personel kepolisian secara berkala melakukan komunikasi dan pembinaan kepada petani untuk mengetahui kondisi usaha pertanian sekaligus menyerap informasi mengenai kebutuhan maupun persoalan yang mungkin muncul.

Menurut Sugeng, pendekatan langsung seperti ini penting agar kepolisian dapat mengetahui situasi masyarakat secara lebih dekat, termasuk perkembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterlibatan personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat melalui kegiatan kemasyarakatan.

“Melalui kunjungan langsung ke lahan binaan, anggota dapat memberikan pembinaan sekaligus berdiskusi dengan petani untuk mengetahui perkembangan dan berbagai persoalan yang mungkin dihadapi selama proses pertanian,” jelas AKP Sugeng Apriyanto, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan data yang diperoleh, penanaman jagung di lahan milik Subari dimulai pada 15 Agustus 2026. Dengan masa pertumbuhan yang terus berjalan, pemilik lahan menargetkan seluruh area tersebut dapat dipanen pada 30 November 2026.

Artinya, pengelolaan tanaman kini memasuki periode menjelang pemanenan yang membutuhkan perhatian agar kondisi pertumbuhan tetap terjaga hingga waktu yang telah ditentukan.

Sugeng berharap perkembangan positif yang terlihat saat pengecekan dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, target panen yang telah direncanakan bisa terlaksana sesuai jadwal.

Ia turut mendorong masyarakat agar tidak berhenti mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki. Menurutnya, produktivitas lahan perlu terus dijaga sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan masyarakat.

Pendampingan terhadap petani juga diharapkan mampu memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan warga. Melalui komunikasi yang terjalin secara berkelanjutan, berbagai perkembangan di sektor pertanian dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Bagi Polsek Sumberasih, kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui kehadiran personel di tengah aktivitas masyarakat.

Pemantauan lahan jagung di Desa Muneng Kidul pun diharapkan dapat memberikan motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan hasil produksi dan mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.

Selama pelaksanaan pengecekan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Situasi di sekitar area pertanian Dusun Krajan terpantau aman dan kondusif. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Ancaman di Lingkungan Pendidikan, Polres Probolinggo Luncurkan Satgas Pre-Emptive Strike
Letkol Inf Apit Yulianto Condromowo-44 Jabat Komandan Yonif 509/BY Kostrad
Plt Kasihumas Polres Probolinggo Buka Suara, Penanganan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Tetap Berlanjut
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Tinjau Pembangunan RTLH Milik Ibu Misti
Sinergi Pemerintah, TNI dan Masyarakat Perkuat Aksi Nyata Pelestarian Danau Batur
Panen Raya Padi, Kodim 0506/Tgr Wujudkan Swasembada Pangan
Kolaborasi, Personel Koramil Intensifkan Patroli Bersama Komduk
Tangkal Radikalisme Lewat Pendekatan Keagamaan, Polres Probolinggo Kota Bentuk Kepengurusan Da’i Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:59 WIB

Antisipasi Ancaman di Lingkungan Pendidikan, Polres Probolinggo Luncurkan Satgas Pre-Emptive Strike

Senin, 2 November 2026 - 05:49 WIB

Masuki Tahap Akhir Budidaya, Lahan Jagung 15 Hektare di Muneng Kidul Siap Panen Akhir November

Minggu, 1 November 2026 - 11:47 WIB

Letkol Inf Apit Yulianto Condromowo-44 Jabat Komandan Yonif 509/BY Kostrad

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Plt Kasihumas Polres Probolinggo Buka Suara, Penanganan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Tetap Berlanjut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Tinjau Pembangunan RTLH Milik Ibu Misti

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemkab Bangli Sepakati Integrasi Digital Dan Penguatan Keamanan Siber

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:20 WIB