Malahayu Panen Benih Nila, Dukung Ketahanan Pangan & MBG!

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malahayu Panen Benih Nila, Dukung Ketahanan Pangan & MBG!

BREBES,GarudaXpose.com- Balai Benih Ikan (BBI) Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah,Senin, 29 Desember 2025 mencatatkan peningkatan produksi benih ikan yang signifikan. Pada tahun 2024, produksi benih mencapai 244.887 ekor, dan pada tahun 2025, hingga November, produksi telah mencapai 561.945 ekor. Hal ini membuat BBI Malahayu diproyeksikan dapat mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan ikan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma, menyatakan bahwa peningkatan produksi ini berdampak langsung pada kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kami akan melakukan optimalisasi BBI, ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam memperkuat sektor perikanan sebagai pilar ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan termasuk MBG,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Daerah berencana melakukan langkah-langkah strategis ke depan, seperti rehabilitasi kolam-kolam produksi, perbaikan sarana dan prasarana pendukung, serta peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan. “Mari kita bangun ekonomi masyarakat melalui pengembangan perikanan yang berkelanjutan,” ajak Paramitha.

Kepala Dinas Perikanan, Drs Eko Supriyanto, menambahkan bahwa BBI Malahayu merupakan aset strategis Pemerintah Kabupaten Brebes yang harus dioptimalkan kembali pengelolaannya. “Kita punya Balai Benih Ikan Malahayu ini sebagai aset Pemkab yang harus kita kuatkan dan tingkatkan kembali pengelolaannya secara optimal,” ujarnya.

BBI Malahayu fokus pada pembenihan ikan nila, namun Dinas Perikanan telah menyusun peta jalan untuk mengembalikan kejayaan BBI Malahayu dengan menambah varietas komoditas di tahun 2026. “Ke depan, kita akan kembali ke asal dulu. Kita siapkan pembibitan untuk ikan lele, ikan patin, dan komoditas unggulan lainnya yang dulu pernah berjaya di sini,” jelas Eko.

Dinas Perikanan juga berencana untuk meningkatkan kualitas benih ikan dengan menggunakan teknologi modern dan meningkatkan kemampuan SDM di bidang perikanan. “Kami juga akan meningkatkan kemampuan SDM di bidang perikanan, sehingga dapat meningkatkan produksi dan kualitas benih ikan,” tambah Eko.

Dengan peningkatan produksi dan kualitas benih ikan, BBI Malahayu diharapkan dapat menjadi salah satu pusat perikanan unggulan di Jawa Tengah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brebes.

Dalam acara panen benih nila tersebut, Bupati Brebes juga meluncurkan program “Brebes Maju” yang bertujuan untuk meningkatkan produksi perikanan dan kesejahteraan masyarakat Brebes. Program ini akan dilaksanakan melalui kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Brebes, Dinas Perikanan, dan masyarakat.

“Dengan program Brebes Maju, kita dapat meningkatkan produksi perikanan dan kesejahteraan masyarakat Brebes. Kami berharap masyarakat dapat mendukung program ini dan bersama-sama meningkatkan produksi perikanan di Brebes,” kata Bupati Brebes.

Acara panen benih nila tersebut dihadiri oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Brebes, anggota DPRD, dan masyarakat Brebes.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber
Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah
Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung
Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas
Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster
Lahan SAE Paswangi Kembali Memasuki Masa Panen Padi, Proyeksi Hasil Capai 2,4 Ton Gabah
BNNK Banyuwangi dan Kwarcab Banyuwangi Teken PKS Penguatan Saka Pramuka Anti Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:24 WIB

Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:20 WIB

Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:13 WIB

Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas

Berita Terbaru