Garudaexpose | Probolinggo Raya – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dengan tema “Pancasila Menjaga Arah Indonesia”, dialog publik yang digelar di Gedung Graha Mina Samudera, Jalan Ikan Hiu No. 42, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu malam (24/6/2026),

berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh PAC GP Ansor Wonogalih bersama PC PMII Probolinggo, Aliansi BEM Probolinggo Raya, dan DPC GMNI Probolinggo ini menghadirkan sejumlah tokoh dan narasumber dari berbagai latar belakang. Di antaranya Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto, Ketua Badko HMI Jawa Timur periode 2013–2016 Khairul Anam, Presiden LSM LIRA Indonesia periode 2027–2032 Samsudin, S.H., serta Muh. Rayhan selaku Ketua Bidang Akademik PAC GP Ansor Wonogalih sekaligus Koordinator BEM SI Daerah Yogyakarta 2023/2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diskusi dipandu oleh Dr. Zainullah, Wakil Ketua II PC GP Ansor Kota Probolinggo, yang mengarahkan jalannya dialog terkait nilai-nilai kebangsaan, peran generasi muda, dan pentingnya menjaga semangat Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Probolinggo Raya turut berkolaborasi dalam membantu pengondisian keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Keterlibatan MADAS menjadi bentuk komitmen organisasi dalam mendukung kegiatan positif sekaligus menjaga situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Ketua MADAS DPC Probolinggo Raya, H. Samsul Arifin, menegaskan bahwa kehadiran MADAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran organisasi dalam menjaga kebersamaan dan menciptakan suasana yang harmonis.
“MADAS hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ingin ikut menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung kegiatan-kegiatan positif yang membawa manfaat bagi banyak pihak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat komunikasi dan kebersamaan antar elemen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris MADAS DPC Probolinggo Raya, Agus Cahyono, menambahkan bahwa sinergi dalam pengamanan kegiatan merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Kami selalu berupaya bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman dalam setiap kegiatan masyarakat. Perbedaan pandangan dalam ruang dialog adalah hal yang wajar, namun tetap harus berjalan dalam bingkai kebersamaan dan saling menghargai,” ungkapnya.
Dengan dukungan berbagai elemen organisasi dan masyarakat, dialog publik Hari Lahir Pancasila tersebut berlangsung tertib hingga selesai. Kolaborasi yang terjalin menjadi wujud nyata sinergitas antarorganisasi dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan di wilayah Probolinggo Raya.












