LSM BP2AN:Pengawas Tidak Ada Ditempat,Oknum Babinsa Berperan Diproyek Miliaran Rupiah

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangerang – Proyek pembangunan lapangan mini dikecamatan Cibodas,kota Tangerang tahap kedua,pemasangan rumput sintetis dengan anggaran Rp2.425.970.631,diketahui sebagai pelaksana proyek PT.Anak Nusantara Deco Indonesia.Pekerjaan ini memiliki masa pelaksanaan 30 hari.

Proyek yang kurangnya pengawasan,bisa menghasilkan pekerjaan asal jadi dan merugikan masyarakat kota Tangerang,khususnya masyarakat kecamatan Cibodas,perihal proyek tersebut mendapat tanggapan serius dari Raja Lubis,Ketua Umum LSM BP2A2N(Badan Pengawasan Penyalahgunaan Aset dan Anggaran Negara).

Menurut Ketua Umum LSM BP2A2N,proyek dengan anggaran Rp.2.4 miliar sangat tidak masuk akal bila tidak ada pengawasan ditempat,apalagi mandor kebanyakan diluar,ini berpotensi kepada hasil kerja yang tidak maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal anggaran yang digunakan melalui pajak yang dibayar oleh masyarakat kepada negara,seharusnya pihak terkait lebih cermat dalam mengontrol proyek tersebut,dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga(Dispora).

Raja Lubis juga meminta agar segera Kadispora melakukan tindakan tegas kepada pengawas yang sering bolos dan mandor pelaksana PT.Anak Nusantara Deco Indonesia perlu dipertanyakan karena jarang ditempat.Kamis(4/11/2025)

Dengan pengawas yang tidak ada ditempat,pengerjaan bisa asal jadi,karena pengamatan di lapangan menunjukkan adanya dugaan kejanggalan pada pemasangan paving block. Struktur terlihat tidak menggunakan alas lantai, tanpa pemadatan, serta diduga memakai material dengan kualitas rendah, sehingga berpotensi mengurangi ketahanan.

Ketum LSM BP2A2N mempertanyakan tentang adanya istilah’lewat satu pintu’ yang diketahui harus konfirmasi kepada oknum Babinsa.
‘Babinsa itu sebagai apa diproyek tersebut?maksudnya kalimat itu apa?dengan keberadaan Babinsa itu bisa memperkuat dugaan bahwa proyek tersebut ada apa apanya!,tutupnya.

 

 

(Nix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini
Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:19 WIB

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini

Kamis, 17 September 2026 - 02:17 WIB

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Berita Terbaru