Kolaborasi Multidisiplin UNSRI Hadirkan Inovasi Digital untuk Perkuat Budaya Zero Bullying di Sekolah

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Indralaya Utara, – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Universitas Sriwijaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMP Negeri 1 Indralaya Utara dengan mengangkat tema “Pelatihan Pembuatan Buku Saku Digital Interaktif Sebagai Strategi Optimalisasi Kompetensi Guru dalam Membangun Zero Bullying Zone di SMP Negeri 1 Indralaya Utara”, Indralaya Utara, (06/08/26).

Kegiatan ini diketuai oleh Rizki Maharani, S.I.P., M.I.Pol., dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), dengan anggota tim yang terdiri atas Dra. Sri Artati Waluyati, M.Si, Puspa Dianti, S.Pd., M.Pd, Camellia S.Pd., M.Pd, Erike Septa Prautami, S.Kep, M.Kes, dan Abdul Kholek S.Sos, M.A, yang berasal dari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, serta Program Studi Sosiologi. Kolaborasi multidisiplin tersebut menjadi kekuatan dalam memberikan edukasi mengenai pencegahan perundungan melalui pendekatan pendidikan, kesehatan, dan sosial. Selain dosen, kegiatan ini juga beranggotakan 5 mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 30 guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara mengikuti kegiatan yang berlangsung secara interaktif. Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai urgensi membangun budaya sekolah yang aman dan bebas perundungan (Zero Bullying Zone), dilanjutkan dengan praktik langsung menyusun media edukasi berupa buku saku digital interaktif.

Pada sesi praktik, peserta dibimbing mendesain buku saku menggunakan aplikasi Canva, kemudian mengubah hasil desain berformat PDF menjadi e-book interaktif melalui platform FlipHTML5. Dengan metode learning by doing, para guru tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghasilkan produk digital yang siap digunakan sebagai media edukasi bagi peserta didik.
Ketua tim pengabdian, Rizki Maharani, S.I.P., M.I.Pol., menjelaskan bahwa pemanfaatan media digital menjadi salah satu strategi yang relevan dalam memperkuat upaya pencegahan bullying di sekolah.
“Guru tidak hanya dituntut memahami konsep pencegahan bullying, tetapi juga mampu menyampaikan pesan-pesan tersebut melalui media yang menarik dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Buku saku digital interaktif menjadi salah satu alternatif media edukasi yang mudah dibuat, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah”.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi, saling bertukar ide mengenai desain buku saku, serta mengeksplorasi berbagai fitur digital untuk menghasilkan media edukasi yang kreatif, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah menengah pertama.
Adapun luaran yang dihasilkan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini meliputi meningkatnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang media edukasi digital interaktif, tersusunnya prototype buku saku digital interaktif bertema pencegahan bullying yang dikembangkan oleh peserta, meningkatnya kompetensi guru dalam memanfaatkan aplikasi Canva dan FlipHTML5 sebagai media pembelajaran digital, tersedianya media edukasi digital yang dapat digunakan sebagai sarana sosialisasi dan penguatan budaya Zero Bullying Zone di lingkungan SMP Negeri 1 Indralaya Utara, serta terjalinnya kemitraan yang lebih erat antara Universitas Sriwijaya dan SMP Negeri 1 Indralaya Utara dalam pengembangan inovasi pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik.

Melalui kegiatan ini, Universitas Sriwijaya kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui inovasi berbasis teknologi. Diharapkan, hasil pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan sehari, tetapi terus dikembangkan dan diimplementasikan oleh para guru sehingga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi, Nama Tunggal Baru Untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian Selain Kantor Imigrasi
Ormas Peduli NKRI Sumsel: Kami Dukung Penuh 2 Tahun Prabowo-Gibran
Imigrasi Gerebek Dua Rumah Di Kuta, Amankan 21 WNA Sindikat Judol Dan Puluhan Unit Perangkat Elektronik
Polres Gianyar Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Amankan 350 Liter Pertalite
Peduli Pengangguran, Kapolsek Gianyar Dorong Generasi Muda Siap Kerja Melalui Program Poliran
Musda IV Golkar Padang Lawas: Hadirkan Ketua DPD Golkar Sumut, Perkuat Semangat Demokrasi Untuk Pemilu Mendatang
Kapolres Gianyar Gelar Rembug Warga Dan Poliran, Serap Aspirasi Pekerja Pariwisata
Satgas Preemtif Subsatgas Dikmas Melaksanakan Sosialisasi Melalui Radio Sakti FM Bangli

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ormas Peduli NKRI Sumsel: Kami Dukung Penuh 2 Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Imigrasi Gerebek Dua Rumah Di Kuta, Amankan 21 WNA Sindikat Judol Dan Puluhan Unit Perangkat Elektronik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Polres Gianyar Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Amankan 350 Liter Pertalite

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Peduli Pengangguran, Kapolsek Gianyar Dorong Generasi Muda Siap Kerja Melalui Program Poliran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Musda IV Golkar Padang Lawas: Hadirkan Ketua DPD Golkar Sumut, Perkuat Semangat Demokrasi Untuk Pemilu Mendatang

Berita Terbaru