Ketua LBH Gadjah Madha Indonesia Danny Hendro Saputro, SH., MH. Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Banyuwangi, Siap Layangkan Surat Resmi ke PLN

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Banyuwangi – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banyuwangi dalam beberapa hari terakhir menuai banyak keluhan dari masyarakat.

Gangguan pasokan listrik yang terjadi berulang kali dan disertai pemadaman bergilir dinilai telah mengganggu aktivitas warga, pelaku usaha, dunia pendidikan, hingga pelayanan publik yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.


Menanggapi kondisi tersebut, Ketua LBH Gadjah Madha Indonesia, Danny Hendro Saputro, SH., MH., menyampaikan keprihatinannya atas keresahan yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan vital yang menjadi penunjang hampir seluruh aktivitas masyarakat sehingga setiap gangguan yang terjadi harus dijelaskan secara terbuka kepada publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Danny Hendro Saputro menegaskan bahwa pihaknya menerima berbagai aduan dari masyarakat yang mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tidak sedikit warga yang mengaku mengalami kerugian, baik dari sisi ekonomi maupun terganggunya aktivitas sehari-hari.


“Kami menerima banyak laporan dan keluhan dari masyarakat Banyuwangi terkait pemadaman listrik yang terjadi berulang kali. Kondisi ini tentu menimbulkan keresahan karena berdampak langsung terhadap aktivitas warga, pelaku UMKM, pedagang, pekerja daring, hingga sektor pendidikan. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan penjelasan yang transparan,” tegas Danny Hendro Saputro.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kepentingan masyarakat, LBH Gadjah Madha Indonesia berencana melayangkan surat resmi kepada PLN untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait penyebab pemadaman yang terjadi serta langkah-langkah yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.


Menurut Danny, masyarakat tidak hanya membutuhkan pemulihan pasokan listrik, tetapi juga membutuhkan kepastian informasi agar tidak terus-menerus berada dalam ketidakjelasan. Apalagi, pemadaman yang terjadi secara bergilir telah menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.


“Kami akan bersurat secara resmi kepada PLN untuk meminta penjelasan mengenai penyebab terjadinya pemadaman, wilayah terdampak, dasar pelaksanaan pemadaman bergilir, serta upaya yang dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Ini penting demi menjaga kepercayaan publik dan memberikan kepastian kepada masyarakat,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa dampak pemadaman listrik tidak dapat dianggap sebagai persoalan ringan. Banyak pelaku usaha yang mengalami kerugian akibat terganggunya aktivitas produksi maupun pelayanan kepada konsumen. Selain itu, peralatan elektronik masyarakat juga berpotensi mengalami kerusakan akibat listrik yang padam dan menyala kembali secara tiba-tiba.


Di sisi lain, pemadaman listrik juga berpengaruh terhadap proses belajar mengajar, akses internet, pelayanan administrasi, hingga berbagai aktivitas masyarakat yang kini sangat bergantung pada teknologi dan jaringan digital.Dengan adanya keluhan masyarakat seperti pengusaha umkm juga home industri yang sangat membutuhkan listrik.

 


Danny menilai bahwa sebagai penyelenggara layanan publik yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, PLN perlu mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi. Apabila pemadaman dilakukan karena perawatan jaringan, gangguan teknis, maupun faktor lainnya, maka masyarakat seharusnya mendapatkan informasi yang jelas dan tepat waktu.


“Kami memahami bahwa gangguan teknis bisa saja terjadi. Namun yang menjadi persoalan adalah ketika masyarakat tidak memperoleh informasi yang memadai. Komunikasi publik yang baik sangat diperlukan agar masyarakat dapat memahami situasi yang sedang terjadi dan melakukan langkah antisipasi,” katanya.


Lebih lanjut, LBH Gadjah Madha Indonesia meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan keandalan jaringan listrik di wilayah Banyuwangi.

Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dan tidak menimbulkan gangguan yang berulang.


Sebagai lembaga yang bergerak di bidang bantuan hukum dan advokasi masyarakat, LBH Gadjah Madha Indonesia menegaskan akan terus mengawal aspirasi warga Banyuwangi terkait persoalan ini. Pihaknya berharap PLN dapat memberikan respons yang cepat, terbuka, dan bertanggung jawab atas berbagai keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.


“Kami menyampaikan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Harapan kami sederhana, masyarakat Banyuwangi mendapatkan pelayanan listrik yang andal, profesional, dan transparan. Jangan sampai pemadaman bergilir yang terjadi berulang kali menimbulkan kerugian yang lebih besar dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik,” pungkas Danny Hendro Saputro, SH., MH.


Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat di sejumlah wilayah Banyuwangi masih berharap adanya penjelasan resmi dari pihak PLN terkait penyebab pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, sekaligus solusi konkret agar pasokan listrik dapat kembali normal, stabil, dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat.(kabiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Ratusan Inovasi dari OPD Hingga Kecamatan Dipaparkan
Genjot Daya Saing Daerah, Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Lintas Sektor: Dari SIPETARUNG Hingga JALA PUSAKA
Transformasi Digital Jadi Jurus Pemkab Brebes Percepat Pelayanan Publik, Puluhan Inovasi Dipamerkan di Bimtek Inovasi Daerah 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:10 WIB

Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 21:06 WIB