Kesepuhan Kiyai Bandrong Desak Penegakan Hukum atas Perobohan Masjid Nurul Tihjarot di Desa Tobat, Balaraja Usir Sampai Tuntas

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Terkait insiden perobohan Masjid Nurul Tihjarot yang terletak di Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada , 6 Oktober 2025, Kyai bandrong selaku kesepuhan Banten , bersama para masyarakat dari cilegon, Provinsi Banten, menyatakan keprihatinan mendalam dan menyuarakan sikap tegas. Senin (06/10/25)

Masjid Nurul Tihjarot diketahui telah berdiri lebih dari 30 tahun dan menjadi pusat kegiatan ibadah serta pendidikan keagamaan bagi masyarakat sekitar. Perobohan tersebut dianggap sebagai tindakan yang melecehkan simbol keagamaan dan menyakiti perasaan umat Islam, khususnya jamaah yang selama ini aktif beribadah di masjid tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Kiyai Bandrong mengungkapkan bahwa pembongkaran dilakukan tanpa adanya musyawarah atau pemberitahuan kepada warga sekitar. Bahkan, tindakan tersebut diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa Tobat dengan menggunakan alat berat (eskavator).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntutan dan Sikap Resmi masayarakat Kesepuhan Kiyai Bandrong

1. Meminta Kapolda Banten untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penistaan agama dan perobohan tempat ibadah.

2. Menuntut kejelasan proses hukum terhadap Kepala Desa Tobat yang telah dilaporkan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

3. Menuntut agar Masjid Nurul Tihjarot dibangun kembali, agar masyarakat dapat kembali beribadah dan melanjutkan kegiatan keagamaan sebagaimana mestinya.

4. Menyatakan kesiapan untuk menggelar aksi damai ke Polda Banten, guna menyampaikan aspirasi secara langsung dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kedamaian dan ketertiban.

 

Kiyai Bandrong juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, sembari menunggu penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara
Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian
DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?
Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra
Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru
Razia Balap Liar, Polres Lumajang Amankan Lima Sepeda Motor
Sambut HUT Kota Tangerang Ke-33, Banksasuci Tanam 3.300 Pohon
Sampah Jadi Persoalan, Di Duga DLH Kota Tangsel Tutup Mata

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:30 WIB

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:46 WIB

Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:10 WIB

DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?

Senin, 19 Januari 2026 - 13:49 WIB

Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 19 Januari 2026 - 01:22 WIB

Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru

Berita Terbaru