Keindahan Alam Bromo Jadi Panggung Pelantikan Dewan Kebudayaan Probolinggo

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpos.com | Probolinggo – Pemerintah Kabupaten Probolinggo mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan pembangunan kebudayaan. Untuk pertama kalinya, pelantikan Pengurus Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo masa bakti 2025–2030 digelar di kawasan wisata Gunung Bromo, tepatnya di Seruni Point, Sabtu (18/7/2026).

Prosesi yang dipimpin langsung Bupati Probolinggo, Gus dr M. Haris, berlangsung di sela rangkaian acara Bromo Sunset. Latar panorama pegunungan, hamparan lautan pasir, dan langit senja menjadikan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuat keterkaitan antara pelestarian budaya, alam, dan pariwisata.

Mahdi, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dipercaya memimpin Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo. Bersama jajaran pengurus yang baru dilantik, ia mengemban amanah untuk memperkuat peran kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana pelantikan berlangsung khidmat. Seluruh pengurus mengucapkan ikrar jabatan sebagai bentuk komitmen menjaga, mengembangkan, dan memajukan kekayaan budaya Kabupaten Probolinggo agar tetap hidup di tengah dinamika zaman.

Berlatar kawasan yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, pelantikan tersebut menjadi pesan bahwa identitas budaya tidak dapat dipisahkan dari kekuatan alam yang dimiliki Kabupaten Probolinggo. Keduanya menjadi modal besar untuk membangun daerah yang berkarakter sekaligus berdaya saing.

Dalam sambutannya, Bupati Haris menegaskan Dewan Kebudayaan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam merumuskan arah pembangunan kebudayaan.

“Budaya bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi identitas yang harus terus dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, pelantikan di Seruni Point menjadi simbol bahwa pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata,” ujar Haris.

Menurutnya, Gunung Bromo tidak hanya menawarkan panorama alam yang mendunia, tetapi juga menjadi ruang hidup berbagai tradisi, kesenian, adat istiadat, dan kearifan lokal masyarakat Tengger maupun masyarakat Probolinggo yang telah terjaga selama berabad-abad.

Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Mahdi, menyatakan kepengurusan periode 2025–2030 akan fokus membangun ekosistem kebudayaan yang inklusif. Program yang disiapkan meliputi penguatan pelaku seni, pelestarian tradisi lokal, pengembangan ruang ekspresi budaya, hingga promosi warisan budaya Probolinggo di tingkat nasional maupun internasional.

“Pelantikan ini menjadi awal perjalanan baru Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo. Dilaksanakan di kawasan Bromo yang menjadi ikon dunia, ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan mengembangkan identitas budaya daerah,” ungkap Mahdi.

Prosesi pelantikan juga mendapat perhatian pengunjung yang tengah menikmati Bromo Sunset. Banyak di antaranya mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang memilih destinasi ikonik tersebut sebagai lokasi pelantikan, karena dinilai memperkuat pesan bahwa pelestarian budaya dan kelestarian alam merupakan dua unsur yang saling melengkapi.

Saat matahari perlahan tenggelam di balik gugusan pegunungan Bromo, pelantikan itu menutup hari dengan sebuah penanda penting: komitmen baru untuk menjaga warisan budaya Kabupaten Probolinggo agar tetap lestari, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pohon Tumbang di Area Makam Apakah Masuk Kategori Bencana? Begini Penjelasan Praktisi PB, Eko Yudha H.M
Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau
Jusepta Kades Bojongloa : Setiap Musrembang Dari Tahun 2022 Sudah Di Ajukan Tapi Belum Aja Terealisasi
Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau
Aksi Humanis Polres Bondowoso, Berbagi Air Minum Gratis untuk Warga Antre di SPBU
Gubernur Koster Jelaskan Soal Ranperda Perubahan APBD 2026 dan 2027
Dukung Kelancaran Pelayanan, BPN Badung Gelar Pelatihan Penggunaan APAR
Jalan Rusak Di Kp Cipari Cisoka Sudah kami Sampaikan Pada Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Dan sudah Terbalaskan, Ini Kata Wahyu Nugraha Sekretaris DPD Partai Golkar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

Pohon Tumbang di Area Makam Apakah Masuk Kategori Bencana? Begini Penjelasan Praktisi PB, Eko Yudha H.M

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 12:57 WIB

Jusepta Kades Bojongloa : Setiap Musrembang Dari Tahun 2022 Sudah Di Ajukan Tapi Belum Aja Terealisasi

Selasa, 8 September 2026 - 12:44 WIB

Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Selasa, 8 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Koster Jelaskan Soal Ranperda Perubahan APBD 2026 dan 2027

Berita Terbaru