Garudaxpose.com | PROBOLINGGO — Detik-detik pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin dekat. Sebanyak 73 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Probolinggo kini memasuki tahap akhir persiapan setelah resmi dikukuhkan, Jumat (14/8) sore.
Pengukuhan berlangsung di halaman Kantor BPPKAD Kota Probolinggo. Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memimpin prosesi tersebut sekaligus memberikan pembekalan mental kepada para pelajar yang akan mengemban tugas pada 17 Agustus 2026.
Para anggota Paskibraka tahun ini terdiri atas 41 putra dan 32 putri. Mereka merupakan pelajar terpilih yang sebelumnya harus melewati proses seleksi serta pembinaan fisik dan mental.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persiapan dilakukan secara intensif selama 13 hari. Setiap pagi dan sore, para anggota berlatih di Alun-Alun Kota Probolinggo dengan pendampingan pelatih dari Kodim 0820 dan Polres Probolinggo Kota. Mereka juga mendapatkan pembinaan dari pamong unsur DPPI dan PDP Kota Probolinggo.
Bagi Aminuddin, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menghadapi tugas pengibaran Sang Saka. Mental dan kepercayaan diri justru menjadi modal penting ketika seluruh mata tertuju kepada mereka saat upacara berlangsung.
“Tiga hari lagi (17 Agustus), kalian akan melaksanakan tugas yang sangat penting dan membanggakan,” kata Aminuddin.
Ia menyadari tekanan menjelang pelaksanaan upacara dapat membuat anggota Paskibraka merasa gugup. Namun, rasa tegang menurutnya merupakan bagian yang wajar dari sebuah tanggung jawab besar.
Para anggota diminta tidak membiarkan kecemasan menguasai pikiran. Setelah melalui latihan panjang, mereka dinilai telah memiliki bekal yang cukup untuk melaksanakan tugas.
“Berdasarkan pengalaman setelah ditempa dan dilatih selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan oleh para pelatih, sebenarnya kalian sudah memiliki kemampuan yang cukup. Tinggal satu hal terakhir yang harus diperkuat, yakni keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aminuddin menyampaikan tiga prinsip yang dapat menjadi pegangan para anggota Paskibraka sebelum menjalankan tugas.
Prinsip pertama adalah self-efficacy, yaitu percaya bahwa diri sendiri mampu menyelesaikan tanggung jawab yang telah diberikan.
Selanjutnya growth mindset, yakni kesadaran bahwa kemampuan tidak berhenti pada apa yang dimiliki saat ini. Kemampuan dapat terus berkembang melalui latihan, pengalaman dan kemauan untuk belajar.
Prinsip ketiga adalah acceptance, atau kemampuan menerima amanah dan hasil dengan lapang serta ikhlas.
Menurut Aminuddin, perbedaan posisi dalam formasi Paskibraka bukan berarti membedakan tingkat pentingnya tugas.
“Yakinlah bahwa Allah SWT telah memberikan amanah ini kepada kalian, ada yang bertugas sebagai pembawa baki, ada yang berada di Pasukan 8, Pasukan 17, maupun Pasukan 45, setiap posisi memiliki peran yang sama pentingnya,” jelasnya.
Ia pun meminta para pelajar menjaga kekompakan dan kedisiplinan hingga pelaksanaan upacara.
“Jangan takut, jangan ragu, kalian sudah berlatih, kalian sudah dipersiapkan, dan kalian sudah dipercaya, Insyaallah, kalian pasti bisa,” tegasnya.
Menjadi anggota Paskibraka bukan proses yang singkat. Para pelajar harus melewati tahapan seleksi sebelum akhirnya terpilih dan menjalani pembinaan intensif.
Qurrotul Aini, siswi kelas XI SMAN 3 Kota Probolinggo yang bertugas sebagai anggota Pasukan 45 putri, mengaku bangga mendapat kesempatan membawa nama sekolah dan daerah.
“Kami sudah melewati seleksi dan latihan yang ketat, semoga semua berjalan lancar dan sukses, kita bisa membanggakan orang tua, sekolah, dan Kota Probolinggo,” ungkapnya.
Kini, para anggota tinggal menjaga hasil latihan dan memastikan seluruh persiapan berjalan optimal menjelang hari pelaksanaan.
Rangkaian pengukuhan berlangsung khidmat. Setelah pengukuhan, dilakukan penyematan kendit Paskibraka kepada perwakilan anggota.
Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan ikrar yang dipimpin Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo. Seluruh anggota kemudian mengikuti prosesi penciuman Bendera Merah Putih.
Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani serta perwakilan Forkopimda turut menghadiri kegiatan tersebut.
Hadir pula jajaran staf ahli, kepala perangkat daerah, pembina dan pelatih Paskibraka.
Menutup pesannya, Aminuddin memberikan doa bagi para pelajar yang akan menjalankan tugas negara tersebut.
“Selamat menjalankan tugas mulia. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan keberhasilan kepada anak-anakku sekalian,” ujarnya.
Kini 73 anggota Paskibraka Kota Probolinggo tinggal menunggu satu momentum penting: berdiri tegap di hadapan masyarakat dan menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo











