Garudaxpose.com | Mandailing Natal — Paska sekitar satu minggu terjadinya banjir dan longsor besar di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal, kondisi kerusakan infrastruktur masih terlihat jelas. Salah satu titik terparah berada di jalur lintas Jalan Provinsi Simpang Gambir – Jembatan Merah, tepatnya di antara Desa Bulusoma dan Sopotinjak.
Di lokasi tersebut, badan jalan nyaris putus akibat ambles dan terseret material longsor. Sebagian aspal sudah menggantung, sementara aliran air terus menggerus bagian yang tersisa. Warga tampak berupaya membersihkan material seadanya agar kendaraan kecil masih bisa melintas, meski dengan risiko tinggi.
Hingga saat ini, belum terlihat adanya aktivitas penanganan dari UPTD PU Bina Marga Kotanopan, padahal jalur ini merupakan akses vital masyarakat menuju pusat ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga yang melintas di daerah itu pada Jum’at sore (6/12/2025) mengaku sangat menyayangkan lambannya langkah pemerintah.
“Ini sudah mau seminggu lebih, tapi belum ada alat berat atau petugas yang turun. Kami lewat pun was-was karena jalan tinggal separuh,” ujar salah satu pengguna jalan di lokasi.
Masyarakat berharap pemerintah provinsi segera turun tangan sebelum kondisi bertambah parah dan benar-benar memutus akses antar desa di kawasan tersebut.
Penulis : M.SN
Editor : Kaperwil Sumut













