Jaga Resapan Air, 500 Pohon Ditanam di Kawasan Puncak Sriti Jagokereng

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com – Upaya pelestarian lingkungan berbasis kebutuhan riil masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Lumajang. Menghadapi ancaman krisis air bersih akibat degradasi hutan, Komunitas Pecinta Lingkungan Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, menggelar kegiatan reboisasi di Kawasan Puncak Sriti, Dusun Jagokereng, Kamis (12/2/2026), sebagai langkah strategis memulihkan fungsi kawasan resapan air.

Dusun Jagokereng menjadi salah satu wilayah yang terdampak langsung oleh menurunnya debit sumber air. Kondisi hutan yang mulai gundul mengakibatkan daya simpan air berkurang, sehingga masyarakat kesulitan memperoleh pasokan air bersih yang stabil. Reboisasi dipandang sebagai solusi jangka panjang yang tidak hanya menyasar gejala, tetapi menyentuh akar persoalan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, mengapresiasi inisiatif masyarakat yang secara sadar mengambil peran dalam penyelamatan lingkungan. Menurutnya, penanaman pohon di kawasan hulu merupakan langkah paling efektif untuk menjaga keberlanjutan sumber mata air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“DLH sangat mendukung kegiatan reboisasi ini. Penanaman pohon merupakan langkah strategis untuk memulihkan fungsi hutan sekaligus menjaga keberlangsungan sumber mata air yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan reboisasi diawali dengan apel bersama yang dipimpin Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, serta dihadiri unsur Forkopimca Kecamatan Pronojiwo, Kepala Desa Tamanayu, Kepala Desa Sumberurip, warga dari kedua desa, dan komunitas pecinta lingkungan. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan kuatnya kesadaran bersama bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan secara sektoral.

Dalam kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 500 pohon jenis beringin dan sukun. Kedua jenis tanaman ini dipilih karena memiliki kemampuan menyimpan air yang baik, perakaran kuat, serta berfungsi menjaga kelembapan tanah, sehingga sangat efektif dalam memperkuat daya dukung lingkungan di kawasan resapan.

Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, menegaskan bahwa penyelamatan lingkungan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara masyarakat, pemerintah, dan aparat. Menurutnya, menjaga hutan hari ini adalah investasi untuk keselamatan generasi mendatang.

“Upaya seperti ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata untuk menyelamatkan masa depan generasi berikutnya agar tetap memiliki sumber air dan lingkungan yang sehat,” tegasnya.

Reboisasi Puncak Sriti menjadi contoh bahwa ketahanan lingkungan dan ketahanan air hanya dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif masyarakat. Dengan memulihkan hutan sebagai penyangga kehidupan, Desa Tamanayu menegaskan komitmennya menjaga alam demi keberlanjutan hidup yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan
Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah
Probolinggo Bersolek Exhibition Dibuka, 132 Tenant Ramaikan Stadion Bayuangga
Pemuda Lintas Agama Didorong Jadi Penggerak Ruang Digital yang Sehat di Kota Probolinggo
Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan
Kawasan Mangrove Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Baru Kota Probolinggo
Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
Yasinan dan Istigasah Pemkot Probolinggo Jadi Ruang Doa dan Kolaborasi untuk Kota

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 03:52 WIB

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan

Sabtu, 19 September 2026 - 03:35 WIB

Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah

Jumat, 18 September 2026 - 19:54 WIB

Probolinggo Bersolek Exhibition Dibuka, 132 Tenant Ramaikan Stadion Bayuangga

Jumat, 18 September 2026 - 16:03 WIB

Pemuda Lintas Agama Didorong Jadi Penggerak Ruang Digital yang Sehat di Kota Probolinggo

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan

Berita Terbaru