Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Lumajang Optimalkan Operasi Pasar dan Pasar Ramadan Diperkuat Jelang Idulfitri

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian tersebut disampaikan Bupati Lumajang sebagai bagian dari langkah strategis menjaga stabilitas harga selama Ramadan hingga Lebaran.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pemantauan distribusi dan pasokan komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, dan cabai dilakukan secara intensif. Berdasarkan hasil monitoring, stok di tingkat distributor dan pasar rakyat dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Stok aman. Yang ingin kita stabilkan adalah harganya. Karena itu operasi pasar dan Pasar Ramadan akan terus kita gencarkan agar masyarakat tetap bisa berbelanja dengan tenang menjelang Idulfitri,” ujarnya saat dikonfirmasi di sela kegiatannya, Selasa (2/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk intervensi langsung, Pemkab Lumajang menggelar Pasar Ramadan di kawasan timur Alun-Alun Lumajang selama enam hari, 2–7 Maret 2026. Kegiatan ini menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran guna menekan dampak kenaikan harga musiman.

Berbagai komoditas dijual lebih terjangkau, antara lain beras Rp55.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, serta minyak goreng Rp14.500 per liter. Selain itu, tersedia pula sayuran segar dan kebutuhan dapur lainnya.

Menurut Bupati, harga yang lebih rendah dapat diwujudkan melalui kerja sama dengan asosiasi dan produsen, sehingga distribusi lebih pendek dan efisien. Skema ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.

Selain Pasar Ramadan, operasi pasar juga digelar di sejumlah titik untuk memperluas jangkauan intervensi. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi meningkatnya permintaan menjelang Idulfitri yang berpotensi memicu gejolak harga.

Ia menekankan bahwa stabilitas harga bukan sekadar persoalan ekonomi, melainkan menyangkut rasa aman masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Dengan harga yang terkendali dan stok terjamin, warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang.

Koordinasi lintas perangkat daerah bersama distributor dan pelaku usaha terus diperkuat guna memastikan kelancaran pasokan hingga tingkat pengecer. Pemerintah daerah juga melakukan pengawasan rutin untuk mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga.

Pemkab Lumajang berkomitmen menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlangsungan usaha pedagang. Intervensi dilakukan secara terukur agar pasar tetap sehat dan daya beli masyarakat terjaga.

Dengan kombinasi Pasar Ramadan dan operasi pasar berkelanjutan, pemerintah optimistis kebutuhan pokok masyarakat hingga Idulfitri dapat terpenuhi secara memadai, sementara potensi lonjakan harga dapat ditekan seminimal mungkin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi
Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian
Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan
BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING
Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP
Gesah Pendidikan Bareng Bupati Ipuk, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Pembahasan
Karya Cantik Dari Balik Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Pelajari Seni Meronce Tas Bersama IWAPI
KORCAM BARISTAN TEGALSARI APRESIASI DINAS PENGAIRAN DAN KORSDA, PETANI DASRI–TAMANSARI TETAP DAPAT AIR DI MUSIM KEMARAU

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:30 WIB

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi

Minggu, 13 September 2026 - 00:25 WIB

Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

Minggu, 13 September 2026 - 00:24 WIB

Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

Sabtu, 5 September 2026 - 06:21 WIB

BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING

Kamis, 3 September 2026 - 08:42 WIB

Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP

Berita Terbaru