Indeks Satu Data Indonesia 2025 Lumajang Meningkat, Tata Kelola Data Daerah Terus Diperkuat

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang-Penyelenggaraan tata kelola data di Kabupaten Lumajang menunjukkan perkembangan yang positif. Berdasarkan hasil final Evaluasi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) Tahun 2024, Nilai Indeks SDI Kabupaten Lumajang Tahun 2025 tercatat meningkat dari 47,11 poin menjadi 59,84 poin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut mencerminkan proses pembenahan yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah dalam mengelola data sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.

“Indeks SDI bukan sekadar angka penilaian, tetapi cerminan sejauh mana data dikelola secara tertib, terintegrasi, dan dapat digunakan bersama untuk mendukung proses perencanaan dan pengambilan kebijakan,” ujar Mustaqim saat dikonfirmasi disela kegiatannya, Senin (12/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara kebijakan, evaluasi penyelenggaraan SDI berlandaskan amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Dalam regulasi tersebut, Indeks Satu Data Indonesia ditetapkan sebagai salah satu indikator pada Prioritas Nasional 7, yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola pembangunan.

Sejalan dengan amanat tersebut, Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Pusat pada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas melaksanakan Evaluasi Penyelenggaraan SDI Tahun 2024 di tingkat pusat dan daerah. Hasil evaluasi tersebut disampaikan melalui Surat Menteri PPN/Bappenas Nomor 25406/D.03/PP.08/12/2025 tanggal 31 Desember 2025, yang menetapkan Nilai Indeks SDI 2025 beserta rekomendasi penguatannya.

“Evaluasi ini menjadi ruang pembelajaran bersama. Rekomendasi yang diberikan menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan data,” lanjut Mustaqim.

Hasil penilaian menunjukkan Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan pada sejumlah aspek utama, meliputi kebijakan dan penyelenggaraan data, kelembagaan, serta kepemimpinan. Pada indikator kepemimpinan, Lumajang memperoleh nilai 84,55, yang mencerminkan adanya dukungan struktural terhadap penguatan budaya kerja berbasis data.

Menurut Mustaqim, kepemimpinan dalam pengelolaan data berperan penting menjaga konsistensi dan keberlanjutan sistem Satu Data di daerah. “Ketika pimpinan memberikan perhatian pada tata kelola data, maka proses integrasi dan pemanfaatan data dapat berjalan lebih terarah,” ujarnya.

Sebagai Koordinator Satu Data Kabupaten Lumajang, Bappeda terus mengoordinasikan peran pembina data statistik, Diskominfo sebagai walidata, dan operator data di setiap perangkat daerah agar bekerja sesuai standar nasional.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pembina data statistik, koordinator satu data dan operator data atas komitmen dan partisipasi aktifnya. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama,” kata Mustaqim.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan Indeks SDI menjadi pijakan untuk memperkuat pemanfaatan data dalam mendukung pelayanan publik dan perencanaan pembangunan. “Data yang berkualitas akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih terukur dan konsisten dengan kebutuhan daerah,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari keterbukaan informasi, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengelola portal Satu Data Lumajang melalui laman satudata.lumajangkab.go.id sebagai rujukan data sektoral resmi.

Ke depan, penguatan koordinasi lintas perangkat daerah diharapkan terus berlanjut agar penyelenggaraan Satu Data Kabupaten Lumajang semakin tertata dan selaras dengan kebijakan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?
Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT, Pemkot Percepat Penyaluran di Bulan Ramadan
Gubernur Jateng Desak Percepatan Perbaikan Jalan Longsor Plompong Cilibur, Prioritaskan Sekolah
LSM LIRA kabupaten Probolinggo Bagikan 1.000 Takjil Kegiatan Rutin Dilaksanakan, Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada masyarakat
TP PKK Denpasar Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber 
Satlantas Polres Probolinggo Laksanakan Blue Light Patrol di Jalur Selatan, Situasi Aman Dan Terkendali
Sinergi TNI dan Pemkab Jembrana Tuntaskan TMMD Ke-127

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:06 WIB

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:33 WIB

Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:13 WIB

2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT, Pemkot Percepat Penyaluran di Bulan Ramadan

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:08 WIB

Gubernur Jateng Desak Percepatan Perbaikan Jalan Longsor Plompong Cilibur, Prioritaskan Sekolah

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:17 WIB

LSM LIRA kabupaten Probolinggo Bagikan 1.000 Takjil Kegiatan Rutin Dilaksanakan, Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada masyarakat

Berita Terbaru

Bali

DPR RI Tetapkan Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK

Kamis, 12 Mar 2026 - 12:47 WIB