Hardiknas 2026 di Jember Diwarnai Pameran Kreativitas Pelajar dan Program Revitalisasi Sekolah

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jember – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Jember diperingati dengan cara berbeda. Dinas Pendidikan setempat menggelar pameran karya pendidikan yang menampilkan ratusan hasil kreativitas siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Griya Wiyata Dinas Pendidikan Jember itu mengusung tema “Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Suasana aula dipenuhi beragam inovasi pendidikan, mulai karya seni, produk keterampilan, media pembelajaran, hingga hasil praktik pembelajaran kreatif.

Peserta pameran berasal dari lembaga pendidikan tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB hingga PKBM yang ada di Kabupaten Jember. Pameran tersebut juga dibuka untuk masyarakat umum agar dapat melihat langsung perkembangan dunia pendidikan di daerah itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pejabat daerah hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten III Sekda Jember Imam Sudarmaji, Plt Kepala BKPSDM, Plt Direktur RSD dr. Soebandi, para camat, pengawas sekolah, kepala sekolah serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Jember Ahmad Halim membuka kegiatan mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Ahmad Halim menilai tema yang diangkat dalam pameran pendidikan tahun ini memiliki makna penting dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berpihak kepada anak.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan penguatan layanan publik.

Ia menyebut salah satu langkah yang dilakukan pemerintah daerah yakni mempertahankan tunjangan ASN tanpa pengurangan serta memperluas layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Program kesehatan gratis tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi beban masyarakat dan menekan angka kemiskinan,” ujar Ahmad Halim.

Selain itu, ia menilai Kabupaten Jember kini mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat. Hal itu terlihat dari intensitas kunjungan pejabat kementerian dan dukungan program pembangunan yang masuk ke Jember dalam beberapa waktu terakhir.

“Banyak program kementerian yang diarahkan ke Jember, termasuk bantuan revitalisasi sekolah untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tjahyono mengatakan kegiatan gelar karya pendidikan sengaja digelar untuk memberikan ruang apresiasi kepada siswa dan guru yang telah menghasilkan berbagai inovasi pembelajaran.

“Peringatan Hardiknas tidak hanya berupa upacara seremonial, tetapi juga harus menghadirkan ruang edukasi dan inspirasi bagi masyarakat,” ungkap Arief.

Ia menjelaskan, selain pameran karya, dalam rangkaian Hardiknas tahun ini juga digelar talkshow pendidikan serta pemaparan praktik baik pembelajaran dari tenaga pendidik di berbagai jenjang sekolah.

Arief menambahkan, penampilan seni dari komunitas Rukun Harapan dalam kegiatan tersebut menjadi simbol keberagaman dan harmonisasi masyarakat Jember yang terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya.

“Kami ingin dunia pendidikan di Jember menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua, tanpa perundungan maupun intoleransi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Arief juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Jember mendapat alokasi program revitalisasi sekolah sebanyak 124 titik pada tahun 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp90 miliar dari Kementerian Pendidikan.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui pembenahan fasilitas belajar di berbagai sekolah di Kabupaten Jember. (Slamet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden
InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas
Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:15 WIB

InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:14 WIB

Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Berita Terbaru