Gunung Semeru Kembali Meletus Tiga Kali dan Berstatus Siaga, Warga Dimbau Waspada Lahar

- Penulis

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM | ​LUMAJANG — Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan Minggu (20/9/2026) pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, gunung api setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut tercatat mengalami tiga kali letusan asap dan belasan kali gempa vulkanik.

​Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan bahwa secara visual gunung terlihat cukup jelas hingga tertutup kabut tipis.

Dalam enam jam pengamatan tersebut, teramati tiga kali letusan asap berwarna putih kelabu dengan tinggi kolom abu berkisar 100 hingga 200 meter mengarah ke timur laut.
​”Selain letusan asap, terdengar dua kali suara gemuruh dari kawah aktif. Teramati pula lima kali guguran material dengan jarak luncur 100 hingga 200 meter yang mengarah ke Besuk Kobokan,” ujar Yadi dalam laporan resminya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dari data kegempaan, PVMBG mencatat terjadi 25 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 mm serta durasi 54–153 detik. Selain itu, terekam 11 kali gempa guguran, 6 kali gempa hembusan, dan 3 kali gempa tektonik jauh.

​Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Semeru masih bertahan pada Level III (Siaga). Merespons kondisi tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat demi keselamatan masyarakat:

​Sektor Tenggara: Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, aktivitas juga dilarang dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km.

​Radius Bahaya Puncak: Dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru untuk menghindari bahaya lontaran batu pijar.
​Potensi Lahar dan Awan Panas: Masyarakat diimbau mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak, khususnya di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Semeru Level III Siaga: Terjadi 24 Kali Letusan dan Gemuruh Meski Visual Tertutup Kabut
Peringatan Maulid Nabi di SMKN Pasirian Lumajang Berlangsung Khidmat dan Kondusif
Polres Lumajang Amankan Aksi Reklaiming HGU PT Kalijeruk Baru, Massa Tanam Pisang Secara Simbolis
Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan
Polres Lumajang Amankan Pemasangan Banner Somasi KPK GL di Area HGU PT Kalijeruk Baru
KA Ijen Ekspres Lewat, Mobil Fortuner Terlibat Insiden di Persimpangan Klatakan Tanggul Jember KAI Daop 9 Tegaskan Pentingnya Utamakan Kereta Api
Bupati Lumajang Ir.Indah Amperawati,M.Si, Melantik Belasan Pejabat Daerah guna Dorong Efektivitas Birokrasi
Angin Kencang Saat Kebakaran Bambu di Perumahan Bogowonto, Damkar Probolinggo Langsung Bergerak

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 01:17 WIB

Gunung Semeru Kembali Meletus Tiga Kali dan Berstatus Siaga, Warga Dimbau Waspada Lahar

Sabtu, 19 September 2026 - 10:23 WIB

Gunung Semeru Level III Siaga: Terjadi 24 Kali Letusan dan Gemuruh Meski Visual Tertutup Kabut

Sabtu, 19 September 2026 - 06:29 WIB

Peringatan Maulid Nabi di SMKN Pasirian Lumajang Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:10 WIB

Polres Lumajang Amankan Aksi Reklaiming HGU PT Kalijeruk Baru, Massa Tanam Pisang Secara Simbolis

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan

Berita Terbaru