GARUDAXPOSE.COM | LUMAJANG — Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan Minggu (20/9/2026) pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, gunung api setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut tercatat mengalami tiga kali letusan asap dan belasan kali gempa vulkanik.
Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan bahwa secara visual gunung terlihat cukup jelas hingga tertutup kabut tipis.
Dalam enam jam pengamatan tersebut, teramati tiga kali letusan asap berwarna putih kelabu dengan tinggi kolom abu berkisar 100 hingga 200 meter mengarah ke timur laut.
”Selain letusan asap, terdengar dua kali suara gemuruh dari kawah aktif. Teramati pula lima kali guguran material dengan jarak luncur 100 hingga 200 meter yang mengarah ke Besuk Kobokan,” ujar Yadi dalam laporan resminya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari data kegempaan, PVMBG mencatat terjadi 25 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 mm serta durasi 54–153 detik. Selain itu, terekam 11 kali gempa guguran, 6 kali gempa hembusan, dan 3 kali gempa tektonik jauh.
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Semeru masih bertahan pada Level III (Siaga). Merespons kondisi tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat demi keselamatan masyarakat:
Sektor Tenggara: Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, aktivitas juga dilarang dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km.
Radius Bahaya Puncak: Dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru untuk menghindari bahaya lontaran batu pijar.
Potensi Lahar dan Awan Panas: Masyarakat diimbau mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak, khususnya di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai sekitarnya.













