Hadir untuk Rakyat, Dinsos Kota Tangerang Salurkan Rp1,57 Miliar untuk Santunan Kematian Keluarga Kurang Mampu

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangerang – Kehadiran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mendampingi dan membantu warganya terus diwujudkan. Salah satunya, melalui program Santunan Kematian bagi keluarga kurang mampu.

Diketahui, melalui Dinas Sosial (Dinsos), sepanjang 2025 Pemkot Tangerang telah menyalurkan santunan sebesar Rp1.572.000.000 kepada 524 penerima manfaat. Yakni, setiap keluarga penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta.

Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani memaparkan, santunan ini diberikan kepada keluarga miskin yang anggota keluarganya meninggal dunia. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dari pemerintah terhadap warganya yang sedang mengalami masa duka, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini adalah wujud kehadiran pemerintah dalam situasi paling sulit yang dihadapi masyarakat, yaitu saat kehilangan anggota keluarga tercinta terutama tulang punggung keluarga. Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak sendirian,”tutur Mulyani.

Adapun penerima manfaat merupakan warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau memenuhi kriteria keluarga miskin tertentu. Permohonan santunan dapat diajukan melalui WaliKota Tangerang dan disampaikan ke Dinas Sosial dalam waktu maksimal 40 hari kerja sejak tanggal kematian.

“Meski bersifat membantu, program ini tetap mengedepankan asas ketertiban dan keadilan. Oleh karena itu, santunan tidak diberikan untuk kasus kematian akibat bunuh diri, hukuman mati berdasarkan putusan pengadilan, kasus pidana dengan hukuman di atas satu tahun, kematian akibat penyalahgunaan narkotika, serta kematian karena bencana alam,” tegas Mulyani.

Pemkot Tangerang terus berupaya memperluas jangkauan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui program-program lain yang pro rakyat khususnya mereka yang kurang mampu.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun kepekaan dan rasa kemanusiaan. Program seperti ini adalah bagian dari itu,”tutupnya.

(Nix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi
Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian
Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan
BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING
Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP
Gesah Pendidikan Bareng Bupati Ipuk, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Pembahasan
Karya Cantik Dari Balik Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Pelajari Seni Meronce Tas Bersama IWAPI
KORCAM BARISTAN TEGALSARI APRESIASI DINAS PENGAIRAN DAN KORSDA, PETANI DASRI–TAMANSARI TETAP DAPAT AIR DI MUSIM KEMARAU

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:30 WIB

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi

Minggu, 13 September 2026 - 00:25 WIB

Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

Minggu, 13 September 2026 - 00:24 WIB

Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

Sabtu, 5 September 2026 - 06:21 WIB

BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING

Kamis, 3 September 2026 - 08:42 WIB

Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP

Berita Terbaru