Gubernur Koster Berharap PKB 2026 Dibuka Presiden RI Prabowo

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gubernur Minta PKB Harus jadi Kebanggaan Bali dan Menarik Perhatian Wisatawan Dunia


Garudaxpose.com l Denpasar Bali- Pesta Kesenian Bali (PKB) kembali digelar sebagai ajang seni budaya terbesar di Bali. Event tahunan yang menjadi etalase seni, tradisi, dan kreativitas masyarakat Bali itu akan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya pada Rapat Pleno Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026, Selasa (12/5) pagi di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar menyampaikan jika Pesta Kesenian Bali (PKB) harus dikelola secara profesional dan berkualitas karena tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Bali, tetapi juga mendapat perhatian internasional mengingat PKB sebagai ajang pelestarian seni, budaya, dan identitas Bali di mata dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Koster yang pada kesempatan ini juga didampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjelaskan bahwa sebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur Bali, pelaksanaan PKB dinilai belum berjalan optimal.

Menurutnya, tema yang diusung kerap tidak selaras dengan pertunjukan yang ditampilkan. Selain itu, tata pelaksanaannya dianggap kurang rapi, belum terintegrasi, serta stand pameran UMKM masih dikenakan biaya.

Karena itu, setelah menjabat sebagai gubernur, Koster melakukan penataan dan perancangan ulang pelaksanaan Pesta Kesenian Bali agar lebih tertib, terkonsep, terintegrasi, dan mampu mencerminkan kualitas seni budaya Bali secara lebih baik.

“Dulu antara tema dengan yang ditampilkan sering tidak sesuai. Tata pelaksanaannya juga kurang rapi dan belum terintegrasi. Bahkan pameran UMKM berbayar, para perajin harus membayar stand untuk bisa tampil. Namun sejak saya menjadi Gubernur, stand pameran di Pesta Kesenian Bali digratiskan,” ujar Koster.

Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini menegaskan tata kelola Pesta Kesenian Bali harus menjadi perhatian khusus agar pelaksanaannya berjalan tertib, aman, nyaman, dan berkualitas.

Ia menyoroti pentingnya penanganan kebersihan selama pelaksanaan PKB, baik oleh pengunjung maupun para pedagang. Pengunjung diminta tertib dan tidak membuang sampah sembarangan, sementara pedagang diimbau tidak menggunakan plastik sekali pakai sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan ramah lingkungan di Bali.

Selain kebersihan, Koster juga menekankan aspek keamanan selama pelaksanaan PKB. Menurutnya, sistem keamanan harus dijaga dengan baik agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat menghadiri berbagai rangkaian kegiatan seni dan budaya. Untuk mendukung hal tersebut, pemasangan CCTV di sejumlah titik dinilai penting guna meningkatkan pengawasan dan keamanan pengunjung.


Sekitar 20 Ribu Lebih Seniman Terlibat PKB XLVIII 2026, Gubernur Koster Minta Dikelola Profesional dan Berkualitas


Koster juga meminta keamanan makanan menjadi perhatian serius. Ia menegaskan seluruh makanan dan minuman yang dijual selama Pesta Kesenian Bali harus dipastikan aman serta tidak membahayakan bagi kesehatan masyarakat.

“Tak hanya itu, pendataan jumlah penonton yang hadir setiap hari juga perlu dilakukan secara tertib agar panitia dapat mengetahui tingkat kunjungan masyarakat selama pelaksanaan PKB berlangsung,” jelasnya.

Terkait pengelolaan parkir, Koster menilai kerja sama dengan desa adat di sekitar lokasi harus dibangun secara baik dan terintegrasi guna mendukung kelancaran serta kenyamanan pengunjung yang datang ke Pesta Kesenian Bali.

Koster menyampaikan bahwa keseluruhan rangkaian acara Pesta Kesenian Bali pada tahun ini sudah sangat padat dan dinilai mencerminkan implementasi Peraturan Daerah tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan PKB dapat berjalan lancar dan sukses.

Koster juga menegaskan berbagai kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang pada penyelenggaraan berikutnya. “Setiap tahun harus ada kemajuan yang lebih baik agar kualitas PKB terus meningkat dan tujuan pelaksanaannya bisa tercapai dengan baik,” ujarnya.


Harap Dibuka Presiden


Koster menambahkan, konsistensi pelaksanaan PKB setiap tahun menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali. Ia menyebut hanya Bali yang mampu melaksanakan pesta kesenian daerah secara rutin dan berkelanjutan setiap tahun sebagai bagian dari upaya pelestarian seni, adat, dan budaya daerah.“Saya berharap Presiden Prabowo Subianto bisa hadir membuka pawai Pesta Kesenian Bali,” tutupnya.


Usung Tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” Diikuti 20.929 Seniman dari 673 Sekaa


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana dalam laporannya menyampaikan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Tema ini berfokus pada penyucian jiwa, nilai refleksi, dan pemuliaan diri melalui aktivitas seni yang berkaitan dengan kesucian.

“Tema ini dimaknai sebagai upaya pemuliaan jiwa manusia menuju keadaan yang paripurna, jernih, dan suci. Dalam perspektif kosmologi Bali, Atma Kertih dimaknai sebagai proses penyucian dan peneguhan kualitas batin manusia agar selaras dengan nilai-nilai kebenaran, kebijaksanaan, dan harmoni semesta,” ungkapnya.

Melalui tema ini, Pesta Kesenian Bali menegaskan peran seni dan budaya sebagai medium spiritual sekaligus ekspresi estetika yang menuntun manusia pada kesadaran diri yang luhur (sidha parisudha), yakni jiwa yang telah mencapai kemurnian melalui olah rasa, cipta, dan karsa.

“Dengan demikian, karya-karya seni yang dihadirkan tidak hanya menjadi perayaan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang refleksi kultural yang meneguhkan martabat manusia Bali dalam menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis kehidupan, selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” terangnya.

Event seni budaya terbesar di Bali ini akan berlangsung mulai tanggal 13 Juni hingga 11 Juli 2026 dengan materi pokok yakni Peed Aya (Pawai), Kandarupa (Pameran), Rekasadana (Pergelaran), Utsawa (Parade), Kriyaloka (Lokakarya), Wimbakara (Lomba), Widyatula (Sarasehan).

Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah) serta Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia). “Sebanyak 20.929 seniman dari 673 sekaa akan terlibat dalam pelaksanaan PKB XLVIII Tahun 2026,” imbuhnya.(Adi/Tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 05:11 WIB

Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 - 00:21 WIB

Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031

Berita Terbaru