Dinkes Pastikan Belum Ada Hantavirus di Banyuwangi, Warga Diminta Tenang dan Jaga Kebersihan Lingkungan

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Banyuwangi – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi memastikan hingga awal Mei 2026 ini, belum ada laporan atau temuan kasus positif infeksi hantavirus di wilayah Banyuwangi. Meski kondisi aman, langkah pencegahan tetap diperkuat guna mencegah potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui tikus ini.

 

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran hantavirus, penyakit yang ditularkan melalui tikus dan dapat menimbulkan gangguan serius pada kesehatan manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Amir, hantavirus dapat menular melalui kotoran, air kencing, hingga gigitan tikus yang telah terinfeksi virus tersebut. Penularan paling sering terjadi ketika kotoran dan air kencing tikus yang sudah mengering bercampur dengan debu lalu terhirup manusia.

 

“Hantavirus ini bisa menimbulkan gejala seperti demam tinggi, ruam pada tubuh, bahkan gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak. Penularannya bisa dari debu yang terkontaminasi kencing tikus, gigitan tikus, hingga makanan yang sudah terkena virus dari tikus,” ujar Amir.

 

Amir menjelaskan, penyakit akibat hantavirus dapat berkembang secara bertahap. Pada fase awal, penderita biasanya mengalami demam, nyeri tubuh, dan gejala umum layaknya infeksi virus. 

 

“Kalau sudah muncul demam tinggi dan gejala mengarah ke infeksi hantavirus, sebaiknya segera dirawat supaya penanganannya lebih cepat dan tidak berkembang menjadi lebih berat,” katanya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Amir mendorong masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan karena mengurangi risiko tikus berkembang biak di sekitar permukiman warga. 

 

Warga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, menutup tempat penyimpanan makanan agar tidak terkontaminasi, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala yang mencurigakan setelah beraktivitas di lingkungan yang berpotensi menjadi habitat tikus.

 

“Yang paling penting jangan sampai tikus masuk ke rumah. Lingkungan harus dijaga tetap bersih, terutama daerah yang dekat kebun atau sarang tikus. Kalau mau membersihkan kotoran tikus, pakai masker dan siram dengan desinfektan lalu bersihkan,” ucapnya.

 

Amir juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat cukup. Menurutnya, sistem imun yang baik dapat membantu tubuh melawan infeksi virus. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Ratusan Inovasi dari OPD Hingga Kecamatan Dipaparkan
Genjot Daya Saing Daerah, Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Lintas Sektor: Dari SIPETARUNG Hingga JALA PUSAKA
Transformasi Digital Jadi Jurus Pemkab Brebes Percepat Pelayanan Publik, Puluhan Inovasi Dipamerkan di Bimtek Inovasi Daerah 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:10 WIB

Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 21:06 WIB