BPBD Kota Probolinggo Tampil di Mango Carnival of Indonesia, Usung Tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga”

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo turut ambil bagian dalam kemeriahan Mango Carnival of Indonesia yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, Kamis (29/10/2026) siang. Dalam ajang tersebut, BPBD membawa pesan kesiapsiagaan bencana melalui tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga”.

Keikutsertaan BPBD menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kegiatan yang mengangkat potensi mangga sebagai komoditas unggulan sekaligus identitas daerah. Melalui momentum ini, BPBD berupaya menunjukkan bahwa semangat membangun kota tidak hanya berkaitan dengan pengembangan potensi lokal, tetapi juga mencakup upaya melindungi masyarakat dari ancaman bencana.

Sebanyak 15 pegawai BPBD Kota Probolinggo dikerahkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tampil dengan membawa identitas instansi serta menyampaikan pesan tentang pentingnya membangun masyarakat yang tangguh, waspada, dan memiliki kesadaran terhadap risiko bencana di lingkungan masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daya tarik penampilan BPBD terlihat dari sebuah mobil operasional yang dihiasi gunungan mangga. Ornamen tersebut menjadi simbol keterkaitan antara kekayaan hasil bumi Kota Probolinggo dengan semangat ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.

Di belakang kendaraan berhias mangga tersebut, sebuah mobil ambulans SiGas turut mengiringi rombongan. Kehadiran kendaraan ini mempertegas peran BPBD dalam mendukung penanganan kedaruratan sekaligus memperkenalkan sarana pelayanan yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat.

Tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga” dipilih untuk menyatukan karakter khas daerah dengan pesan kesiapsiagaan bencana. Mangga menjadi representasi potensi unggulan Kota Probolinggo, sedangkan kata tangguh dan siaga menggambarkan pentingnya kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Probolinggo, Boedi Harjanto, mengatakan bahwa partisipasi dalam Mango Carnival of Indonesia merupakan bentuk dukungan terhadap agenda pemerintah daerah sekaligus kesempatan untuk menyampaikan pesan kebencanaan kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat dan menarik.

“Melalui tema ‘Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga’, kami ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dalam mengembangkan potensi daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana. Masyarakat yang tangguh adalah masyarakat yang memahami risiko dan mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat,” ujar Boedi Harjanto.

Menurutnya, edukasi kebencanaan tidak selalu harus disampaikan melalui kegiatan sosialisasi formal. Berbagai kegiatan publik, termasuk festival budaya dan promosi potensi daerah, dapat menjadi ruang untuk mengenalkan peran BPBD sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama.

Melalui keterlibatan dalam karnaval tersebut, BPBD juga ingin memperlihatkan bahwa penanggulangan bencana bukan semata-mata urusan petugas ketika bencana terjadi. Upaya pengurangan risiko perlu dilakukan sejak dini melalui peningkatan pengetahuan, kesiapan menghadapi keadaan darurat, serta keterlibatan aktif masyarakat.

Kehadiran mobil operasional dan ambulans SiGas dalam rombongan turut menjadi sarana pengenalan terhadap dukungan operasional BPBD. Kendaraan tersebut menggambarkan pentingnya kesiapan personel dan peralatan dalam menunjang upaya penanganan kedaruratan sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.

Boedi menambahkan, kesiapsiagaan membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, petugas penanggulangan bencana, hingga masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap potensi ancaman dapat diantisipasi dengan lebih baik dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Ia berharap, pesan yang dibawa melalui Mango Carnival of Indonesia dapat mendorong masyarakat untuk semakin memahami pentingnya kewaspadaan terhadap bencana. Kesadaran tersebut diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Selain menyampaikan pesan kebencanaan, keikutsertaan BPBD juga menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya Pemkot Probolinggo dalam memperkenalkan potensi lokal kepada khalayak luas. Pengemasan unsur mangga dengan identitas kebencanaan menunjukkan bahwa promosi daerah dapat dipadukan dengan pesan pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Partisipasi 15 pegawai dengan kendaraan berhias gunungan mangga dan ambulans SiGas tersebut sekaligus memperlihatkan keterlibatan BPBD dalam membangun suasana kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, institusi penanggulangan bencana hadir tidak hanya dalam situasi kedaruratan, tetapi juga dalam kegiatan kemasyarakatan yang menjadi bagian dari kehidupan Kota Probolinggo.

Melalui Mango Carnival of Indonesia, BPBD Kota Probolinggo berharap semangat “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga” dapat menjadi pengingat bahwa daerah yang maju perlu ditopang oleh masyarakat yang sadar bencana dan siap menghadapi risiko. Dengan kolaborasi serta kepedulian bersama, upaya mewujudkan Kota Probolinggo yang tangguh dan aman diharapkan dapat terus diperkuat.

(Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Nelayan Berhias Mangga Jadi Daya Tarik, Kecamatan Mayangan Usung Potensi Pesisir di Mango Carnival 2026
Angkat Pesona Mangga dan Budaya Nusantara, Kecamatan Wonoasih Hadirkan “Wonoasih Gemilang” di Mango Carnival 2026
Penyerahan Santunan Anak Yatim Piatu, MADAS Madura Asli Daerah Anak Serumpun DPAC Asemrowo: Membangun Harapan, Menjaga Kebersamaan
GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung
Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati
Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan
Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar
Debu Tambang Galian C Ganggu Pengguna Jalan di Tegalsangot Sempu, Warga Minta Pemeriksaan Izin dan Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kapal Nelayan Berhias Mangga Jadi Daya Tarik, Kecamatan Mayangan Usung Potensi Pesisir di Mango Carnival 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:15 WIB

BPBD Kota Probolinggo Tampil di Mango Carnival of Indonesia, Usung Tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Penyerahan Santunan Anak Yatim Piatu, MADAS Madura Asli Daerah Anak Serumpun DPAC Asemrowo: Membangun Harapan, Menjaga Kebersamaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:38 WIB

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati

Berita Terbaru

Uncategorized

Ormas Peduli NKRI Sumsel: Kami Dukung Penuh 2 Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:00 WIB