Banjir Besar Lumpuhkan Kuala Simpang: Ribuan Warga Terisolasi, Bantuan Nyaris Tak Masuk

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Kuala Simpang, Aceh Tamiang — Situasi di Bukit Tempurung dan sejumlah wilayah Kuala Simpang kian mengkhawatirkan. Hingga Selasa (02/12/2025), banjir besar yang melanda selama beberapa hari terakhir telah memutus akses utama di dua titik, membuat ribuan warga terisolasi tanpa bantuan memadai.

Informasi yang berhasil dihimpun dari warga menyebutkan kondisi di lokasi terdampak sudah memasuki fase kritis. Persediaan air minum dan bahan makanan telah habis, listrik padam total, jaringan komunikasi terputus, dan pasokan BBM, termasuk solar, tidak lagi tersedia. Kondisi ini membuat warga kesulitan melakukan evakuasi mandiri maupun meminta pertolongan.

Di sejumlah titik pengungsian dan area pasar, ketiadaan fasilitas sanitasi memaksa warga buang air di ruang terbuka, menimbulkan risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit. Sementara itu, beberapa jenazah yang ditemukan warga terpaksa diikat agar tidak terbawa arus, mempertegas urgensi penanganan dari pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas ekonomi di wilayah terisolir lumpuh total. Toko-toko kosong akibat kebutuhan darurat, sementara telepon genggam warga tidak dapat digunakan karena ketiadaan listrik. Pemerintahan setempat juga terganggu, sebab kantor pemerintahan, pendopo, dan terminal induk ikut terendam banjir.

Meski demikian, pada hari ini sejumlah personel kepolisian mulai melakukan distribusi air minum secara terbatas. Namun jumlah bantuan tersebut masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan ribuan warga yang terdampak.

Desakan Tindakan Darurat
Melihat kondisi yang semakin memburuk, masyarakat mendesak pemerintah daerah, Pemerintah Aceh, BNPB, TNI/Polri, dan seluruh instansi terkait untuk segera mengambil langkah tanggap darurat, meliputi:

Evakuasi menggunakan perahu karet dan helikopter.

Pengiriman bantuan udara berupa air minum, makanan siap saji, obat-obatan, dan kebutuhan bayi.

Penguatan tim SAR dari tingkat provinsi hingga pusat.

Pendirian posko kesehatan darurat untuk menangani potensi penyakit akibat sanitasi buruk.

Pemulihan komunikasi melalui BTS darurat dan penyediaan genset.

Penanganan jenazah secara cepat dan sesuai prosedur kemanusiaan.

Situasi ini telah memenuhi indikator sebagai darurat kemanusiaan yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi lintas lembaga. Penanganan yang lambat berpotensi menimbulkan korban jiwa tambahan, kelaparan massal, serta penyebaran penyakit di wilayah yang kini benar-benar terisolasi.

Penulis : M.SN

Editor : Kaperwil Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare
Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN
Pembakaran Sisa Sampah Berakhir Tragis, Mutasan Tewas dalam Insiden Api di Probolinggo
KAPOLRES LUMAJANG TURUN LANGSUNG KE SPBU SUKODONO, PASTIKAN STOK BBM AMAN DI TENGAH KETERLAMBATAN DISTRIBUSI

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek

Berita Terbaru