Balita Probolinggo Hanyut di Sungai Bayeman, Polsek Tongas dan BPBD Hingga Basarnas Lakukan Penyisiran

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Pencarian terhadap balita berusia 2 tahun, Muhammad Arsyad Arrozi, yang dilaporkan hilang di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, memasuki hari kedua, Rabu (4/2/2026). Hingga sore hari, korban belum ditemukan.

Sejak hari pertama, jajaran Polsek Tongas turun langsung ke lapangan dan menjadi bagian penting dalam koordinasi pencarian bersama tim gabungan. Personel kepolisian aktif melakukan penyisiran, pemantauan, serta pengamanan di sepanjang aliran Sungai Bayeman yang diduga menjadi lokasi korban hanyut.

Kapolsek Tongas AKP Ahmad Jayadi mengatakan, meski hingga kini belum ada laporan resmi dari pihak keluarga, kepolisian tetap mengambil langkah cepat dengan bergabung dalam operasi pencarian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu kami menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Tongas langsung bergerak ke lokasi. Kami berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas, dan relawan untuk memaksimalkan pencarian,” ujar AKP Ahmad Jayadi, Rabu (4/2/2026).

Pada hari kedua pencarian, Polsek Tongas kembali menerjunkan personel untuk bergabung dalam tiga tim pencarian. Anggota kepolisian turut menggunakan perahu karet bersama tim gabungan, sekaligus melakukan pengawasan di sejumlah titik rawan di sepanjang sungai.

“Selain penyisiran di sungai, anggota kami juga melakukan pemantauan di titik-titik jembatan dan jalur warga yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban,” tambahnya.

Pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Probolinggo, Basarnas Banyuwangi, relawan Songa Rafting, serta unsur masyarakat setempat. Penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian menuju hilir dan hulu sungai dengan radius beberapa kilometer.

Komandan Tim Pencarian Basarnas Banyuwangi, Andi Irawan, menjelaskan pencarian dibagi menjadi tiga tim untuk memperluas jangkauan.

“Pencarian kami maksimalkan hingga sore hari. Bila belum ditemukan, kegiatan akan dilanjutkan kembali besok pagi,” kata Andi.

AKP Ahmad Jayadi juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Bayeman, agar ikut berperan aktif membantu pencarian.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor kepada Polsek atau petugas terdekat apabila menemukan petunjuk atau melihat tanda-tanda keberadaan korban,” tegasnya.

Pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali Kamis (5/2/2026) pagi.

Sebelumnya diberitakan, Muhammad Arsyad Arrozi dilaporkan hilang pada Selasa (3/2/2026) sore. Korban diduga hanyut terbawa arus Sungai Bayeman yang berada di dekat rumahnya. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum LSM GNR Indoensia Soroti Proyek Paving Block ‘Amburadul’ di Tegalsari, Diduga Tabrak Aturan Transparansi
Ketua DPRD Lumajang Ikuti Retreat KPPD untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan Daerah
Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan
Lilin Penerangan Proyek Diduga Picu Kebakaran, Warung Warga di Balaraja Hangus
Jagat Maya Heboh! Video Penolakan Cafe JDEYO di Cisoka Banjir Dukungan, Warga Soroti Legalitas dan Dampak Lingkungan
Bupati Hadiri Pemusnahan BB Perkara Tindak Pidana Umum yang Digelar Kejaksaan Negeri Lumajang
*Kontroversi Lahan Bengkok & Kawasan Pangan di Jepara Dialihfungsikan Jadi Gardu Induk PLN, Warga Tolak Keras*
Kobaran Api Lahap Kapal Ikan di Pelabuhan Mayangan Probolinggo

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 04:10 WIB

Ketum LSM GNR Indoensia Soroti Proyek Paving Block ‘Amburadul’ di Tegalsari, Diduga Tabrak Aturan Transparansi

Jumat, 24 April 2026 - 01:36 WIB

Ketua DPRD Lumajang Ikuti Retreat KPPD untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 12:34 WIB

Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan

Kamis, 23 April 2026 - 02:13 WIB

Lilin Penerangan Proyek Diduga Picu Kebakaran, Warung Warga di Balaraja Hangus

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

Jagat Maya Heboh! Video Penolakan Cafe JDEYO di Cisoka Banjir Dukungan, Warga Soroti Legalitas dan Dampak Lingkungan

Berita Terbaru