Akibat Banjir Bandang Terjang Pipa Air Umbulan Beberapa Desa Krisis Air Bersih

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Akibat banjir bandang yang terjadi karena hujan deras di wilayah wisata bromo pada tanggal 30 September kurang lebih satu minggu yang lalu, menerjang semua pipa air bersih yang terpasang di sumber mata air Umbulan di kecamatan sukapura kabupaten Probolinggo.

Akibatnya pipa yang terpasang terlepas dan hanyut terbawa banjir, dampak itu mengakibatkan beberapa desa di wilayah kabupaten Probolinggo terjadi krisis air.

Kerugian dari terlepasnya pipa air bersih mencapai ratusan juta rupiah sehingga untuk perbaikan butuh anggaran yang sangat besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa desa yang terdampak krisis air bersih desa sukapura kecamatan sukapura, desa ngepung kecamatan sukapura, desa boto kecamatan lumbang, desa lumbang kecamatan lumbang, desa wonomerto, Bantaran, terutama desa desa yang air bersihnya mengambil dari mata air Umbulan sukapura.

Kurang lebih satu minggu warga yang disuplai dari air bersih Umbulan sukapura krisris air.

” Untuk sementara dari BPBD turun langsung menyuplai air bersih namun tentunya tidak mencukupi dengan kurangnya Armada, sekarang banyak warga yang bingung mencari air bersih, sedangkan perbaikannya butuh dana yang cukup besar, dan medan menuju sumber air sangat sulit, untuk sementara kami sudah berupaya dengan memohon bantuan kepada bupati probolinggo melalui surat tinggal menunggu jawaban pemda, ” Terang Antinous Sonata warga desa sukapura. Selasa (07/10/2025)

Dropping air bersih oleh BPBD sementara yang dilakukan untuk fasilitas umum seperti masjid, sekolah, tapi itupun tak bisa maksimal karena jumlah armada BPBD terbatas, dari pemdes ngepung dan pemdes sukapura sudah melakukan upaya perbaikan namun anggaran tidak mencukupi.

” Dengan keadaan masyarakat yang krisis air bersih semoga upaya tanggap darurat atau dinas pemangku wilayah bisa segera mengambil tindakan agar masyarakat tidak resah dengan terjadinya krisis air bersih yang berkepanjangan, ” Pungkas Anton.

(Prasojo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA
Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait
Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis
Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan
Perdebatan Mengenai Kedudukan Spiritual dan Keberlangsungan Karamah Para Wali yang Telah Wafat Kembali menjadi Sorotan
Pemerintah Kabupaten Lumajang Menghimbau Masyarakat Tetap Tenang, Menyusul Tipisnya Ketahanan Stok BBM Bersubsidi
Kawasan Hutan Pinus di Pronojiwo-Lumajang Mengalami Kebakaran Hebat
POLRESTA BANYUWANGI BERSAMA PERSONEL GABUNGAN INTENSIFKAN PENANGANAN KARHUTLA

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:28 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA

Senin, 7 September 2026 - 01:21 WIB

Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:12 WIB

Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis

Minggu, 6 September 2026 - 23:51 WIB

Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan

Minggu, 6 September 2026 - 02:45 WIB

Perdebatan Mengenai Kedudukan Spiritual dan Keberlangsungan Karamah Para Wali yang Telah Wafat Kembali menjadi Sorotan

Berita Terbaru