Wisuda Tahun Ajaran 2025-2026 Perkuat Karakter Generasi Emas Bangsa

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com, Serang – Kepala Kantor Kewilayahan (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten H. Amrullah menegaskan, bahwa pelaksanaan Wisuda tahun ajaran 2025-2026

merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan agama dan membentuk generasi emas bangsa yang unggul, berkarakter, serta memiliki ketahanan mental yang baik.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Haflatun Najaj Wa Tafwidusy Syahadah, Ponpes Sabilurrohman Kampus 2 Cibajo Kelurahan Pasuluhan Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (14/06/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Amrullah menjelaskan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus didukung oleh kecerdasan emosional, spiritual, dan ketahanan diri.

“Pendidikan keagamaan MI (Maĺdrasah Ibtidaiyah), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA)

dan sekolah – sekolah yang berbasis pendidikan islam memiliki peran penting dalam membentuk keempat aspek tersebut secara seimbang,” ujarnya.

“Terdapat empat pilar dasar kecerdasan anak, yaitu kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan ketahanan diri. Terkait penguatan ketahanan kualitas intelektual, kami menilai kegiatan seperti wisuda ini menjadi salah satu sarana yang baik untuk membangun kepercayaan diri dan motivasi peserta didik,” tambah Amrullah.

Ia juga menambahkan, Wisuda tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian belajar para peserta didik atau santri, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan karakter, kedisiplinan, dan mental tangguh yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.

Amrullah juga mengapresiasi peran sekolah formal baik non formal yang secara konsisten mendukung pengembangan pendidikan keagamaan non formal di tengah masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar kualitas pendidikan agama semakin meningkat,” pintanya.

“Semoga dampak positif yang dilakukan dapat semakin luas. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan mental dan fisik,” katanya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Berita Terbaru