Peralihan PDAM di Cibodas, 17 Ribu Pelanggan Masuk Layanan Kota

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com – Kota Tangerang,- Sebanyak 17 ribu pelanggan air bersih di Kecamatan Cibodas yang sebelumnya dilayani PDAM Tirta Kerta Raharja kini resmi berada dalam layanan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang.

Peralihan pengelolaan tersebut telah berlaku sejak 6 Januari 2026 dan saat ini memasuki tahap penyesuaian teknis serta penguatan pelayanan pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang H. Doddy Effendi, SH, melalui Manajer Hubungan Pelanggan Budi Ireng Santosa, menyampaikan bahwa fokus utama PDAM dalam masa transisi ini adalah menjaga stabilitas distribusi air bersih serta memastikan setiap pengaduan masyarakat ditangani secara cepat dan terukur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memastikan pelanggan yang beralih layanan mengetahui jalur pengaduan dan mendapatkan respons cepat apabila terjadi gangguan,” kata Budi saat menggelar sosialisasi di Aula Kecamatan Cibodas Rabu (7/1/2026).

Penyesuaian jaringan distribusi masih dilakukan di sejumlah titik untuk menjaga tekanan air tetap stabil. PDAM Tirta Benteng mengakui potensi gangguan sementara, termasuk kemungkinan air keruh selama dua hingga tiga hari ke depan.

Atas kondisi tersebut, PDAM Tirta Benteng menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan 15 hingga 30 mobil tangki air bersih guna menjamin kebutuhan air warga tetap terpenuhi jika terjadi gangguan distribusi.

Dari sisi pelayanan pelanggan, PDAM Tirta Benteng memperkuat sistem pengaduan melalui aplikasi Si Ganteng sebagai kanal resmi layanan dan informasi.

“SOP penanganan pengaduan paling lama dua kali dua puluh empat jam. Untuk tindak lanjut awal di lapangan, kami menargetkan maksimal dua jam sejak laporan diterima,” jelas Budi.

Sementara itu, Camat Cibodas Ahmad Suhendar menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Cibodas siap mengawal penuh proses peralihan layanan air bersih tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa peralihan pengelolaan air bersih telah resmi berlaku sejak 6 Januari 2026 dan merupakan bagian dari percepatan pelayanan publik sebagaimana arahan Wali Kota Tangerang kepada seluruh jajaran ASN dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

“Kecamatan berperan memastikan warga memahami perubahan layanan dan mengetahui ke mana harus menyampaikan pengaduan,” ujar Ahmad.

Pernyataan tersebut disampaikan dihadapan para lurah, RT, RW, PKK se-Kecamatan Cibodas, serta perwakilan PDAM Tirta Benteng.

Camat Menuturkan, Kegiatan tersebut difokuskan pada penyamaan informasi dan penguatan koordinasi di tingkat wilayah.

Selain penyediaan loket informasi, Camat Cibodas juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital dengan mengunduh aplikasi Si Ganteng sebagai sarana pengaduan, informasi, dan layanan pelanggan PDAM Tirta Benteng.

“Kami mengajak warga memanfaatkan aplikasi Si Ganteng agar pelayanan bisa lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” katanya.

Ahmad menuturkan, berdasarkan data kependudukan per 31 Desember 2025, jumlah penduduk Kecamatan Cibodas mencapai sekitar 160.779 jiwa. Namun, jumlah pelanggan air bersih saat ini masih sekitar 17 ribu pelanggan, sehingga perlu percepatan perluasan layanan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan
DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo
Sopir Travel Tewas di Tempat, Diduga Mengantuk Tabrak Truk Parkir di Wongsorejo
Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso
Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan
Usai Curhat Soal Hama Tikus ke Menko Pangan, Jogo Tirto di Srono Diduga Diintimidasi Oknum, BARISTAN: Fakta Serangan Tikus Memang Benar
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:26 WIB

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:18 WIB

DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:53 WIB

Sopir Travel Tewas di Tempat, Diduga Mengantuk Tabrak Truk Parkir di Wongsorejo

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:24 WIB

Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:03 WIB

Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan

Berita Terbaru

TNI POLRI

Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam Cegah Gangguan Kamtibmas

Jumat, 24 Jul 2026 - 14:39 WIB