Pemda dan DPRD Madina Dinilai Abai, Peredaran Narkoba Hancurkan Generasi Z

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

By : H. SYAHRIR NASUTION.  Wkil Ketua HIKMA SUMUT . Pemerhati KEBANGSAAN DAN KEBIJAKAN PUBBLIK.
Garudaxpose.com l Medan —-
Mandailing Natal — Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Mandailing Natal dinilai belum menunjukkan peran sebagai garda terdepan dalam melindungi rakyatnya dari ancaman penyakit sosial, terutama maraknya peredaran narkoba dan zat adiktif yang kini menggerus masa depan Generasi Z.
Mandailing Natal yang kerap disebut sebagai Serambi Mekah Sumatera Utara justru menghadapi realitas pahit.
Peredaran narkoba disebut semakin terbuka dan menyasar generasi muda, merusak sendi sosial hingga menghancurkan harapan masa depan anak-anak Mandailing.
Pemberantasan narkoba sejatinya merupakan tanggung jawab bersama antara aparat penegak hukum, masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD sebagai wakil rakyat. Namun, di lapangan, masyarakat menilai peran pemerintah dan legislatif justru terlihat pasif dan seolah tidak memiliki urgensi serius dalam menghadapi ancaman ini.
Ironisnya, sejumlah elemen masyarakat justru tampil di garis depan. Mulai dari tokoh masyarakat hingga kaum ibu—yang dikenal sebagai ina-ina—turun langsung menyuarakan perlawanan bahkan ikut mengamankan pelaku peredaran narkoba. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: di mana kehadiran negara dan wakil rakyat?
“Rakyat hari ini sudah terbuka pikirannya. Tidak bisa lagi dibodohi. Arus informasi global membuat masyarakat tahu mana yang ditutup-tutupi,” ujar seorang tokoh masyarakat Mandailing Natal yang enggan disebutkan namanya.
Ia menilai pemerintah daerah dan DPRD terkesan menjaga badan dan enggan membuka persoalan secara transparan. Padahal, narkoba telah menjadi ancaman nyata bagi anak-anak dan cucu-cucu warga Mandailing Natal.
Publik menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang untuk praktik simbiosis mutualistis yang justru melindungi kebobrokan. Pemerintah daerah, khususnya kepala daerah dan DPRD, dituntut bersikap tegas, terbuka, dan menunjukkan komitmen nyata memberantas penyakit masyarakat tersebut.
Masyarakat Mandailing Natal masih memberi waktu. Namun jika pemerintah daerah dan DPRD terus abai, kepercayaan publik dikhawatirkan akan kian runtuh—bersamaan dengan hancurnya masa depan generasi muda di bumi Mandailing.
(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Keluarga Besar LBH GADJA MADHA Indonesia Perkuat Solidaritas
Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan
Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta
Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi
Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso
Jeritan Pantai Barat Madina : Kontributor PAD Terbesar Tapi Jalan Rusak Parah Tokoh – Tokoh Mandailing Didorong Bersikap
Diduga Tak Transparan, Proses Tender Gedung Cathlab RSUD Kayuagung Tuai Protes Jakor Sumsel
​Kecewa Jalan Provinsi Tak Kunjung Diperbaiki, Tokoh Pantai Barat Madina Desak Presiden Prabowo Buka Moratorium Pemekaran

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:41 WIB

Konsolidasi Keluarga Besar LBH GADJA MADHA Indonesia Perkuat Solidaritas

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:21 WIB

Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:06 WIB

Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso

Berita Terbaru