Presiden IPM Desak Pemerintah Tetapkan Banjir dan Longsor di Sumatera sebagai Bencana Nasional

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jakarta — Presiden Ikatan Pemuda Mandailing (IPM), Tan Gozali Nasution, mendesak pemerintah pusat segera menetapkan banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera sebagai bencana nasional. Desakan ini disampaikan menyusul besarnya dampak bencana yang telah menelan korban jiwa lebih dari 1.000 orang.

Menurut Tan, skala kerusakan dan penderitaan masyarakat akibat bencana di berbagai daerah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sudah melampaui kemampuan penanganan pemerintah daerah.

“Menurut saya, kita sudah waktunya mengakui bahwa bencana di Sumatera ini adalah bencana nasional,” ujar Tan melalui pesan WhatsApp, Senin (15/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tan menilai, kondisi di lapangan saat ini sangat genting. Sejumlah pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, kata dia, mengeluhkan lambannya dukungan maksimal dari pemerintah pusat, baik dari sisi logistik maupun pengerahan sumber daya.

Ia menjelaskan, penetapan status bencana nasional akan membuka ruang yang lebih luas bagi pemerintah pusat untuk bergerak cepat, termasuk dalam pengerahan anggaran, personel, alat berat, serta program pemulihan pascabencana.

Selain itu, distribusi bantuan seperti makanan, air bersih, obat-obatan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, hingga pembukaan akses jalan yang terputus dinilai akan jauh lebih efektif.

“Apalagi alat berat, TNI, dan seluruh instansi terkait bisa digerakkan secara lebih masif,” tegasnya.

Tan juga menyoroti pentingnya dukungan negara dalam tahap pemulihan, seperti perbaikan rumah warga, sekolah, infrastruktur jalan, serta bantuan bagi usaha kecil yang terdampak bencana. Menurutnya, hal itu sulit diwujudkan jika hanya mengandalkan APBD daerah yang sangat terbatas.

Meski demikian, Tan mengakui adanya kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaan anggaran, tumpang tindih kewenangan, hingga intervensi pihak tertentu apabila status bencana nasional ditetapkan.

“Kekhawatiran itu wajar. Tapi solusinya bukan menahan penetapan status bencana nasional, melainkan memastikan tata kelola dan pengawasan dilakukan secara ketat sejak awal,” ujarnya.

Ia berharap, penetapan status bencana nasional dapat menjadi pesan moral dan politik bagi para korban bahwa negara benar-benar hadir dan menjadikan tragedi ini sebagai tanggung jawab bersama.

“Karena itu, menurut saya, sangat perlu dipertimbangkan secara sungguh-sungguh agar bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ditetapkan sebagai bencana nasional,” pungkas Tan.

Penulis : M.SN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BCW Desak Penghentian Dana Hibah, Minta Dialihkan untuk Perbaikan Jalan Banyuwangi
Warga Muhammadiyah Probolinggo Gelar Shalat Id Lebih Awal, Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Hidayah
Ketua DPD PAN Kabupaten Probolinggo Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H
Terbanyak di Jatim, Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik
Wujudkan Mudik Aman dan Nyaman, Polres Pasuruan Kota Batasi Angkutan Barang
Kapolresta Banyuwangi Pantau Ketat Arus Lalu Lintas di ASDP Ketapang, Pastikan Tetap Lancar
Dugaan Suap di Lingkaran Hukum, Yunus Wahyudi Siap Buka Data dan Tantang Transparansi
Rakor Konflik Sosial, Koster Ajak Kemenag dan Forkopimda Mitigasi

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:04 WIB

Warga Muhammadiyah Probolinggo Gelar Shalat Id Lebih Awal, Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Hidayah

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:36 WIB

Ketua DPD PAN Kabupaten Probolinggo Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 02:24 WIB

Terbanyak di Jatim, Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:16 WIB

Wujudkan Mudik Aman dan Nyaman, Polres Pasuruan Kota Batasi Angkutan Barang

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:11 WIB

Kapolresta Banyuwangi Pantau Ketat Arus Lalu Lintas di ASDP Ketapang, Pastikan Tetap Lancar

Berita Terbaru