“SPBU 34.156.03: Tempat Dimana Motor THUNDER Jadi Raja, PERTALITE Jadi ‘MINYAK KERAMAT’, dan Pengawas Mendadak Amnesia Masal”

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Di SPBU 34.156.03 Sumur Bandung, Senin malam (08/12/2025), pemandangan unik terjadi: motor-motor Thunder berbaris rapi seperti peserta upacara, tapi dengan tujuan mulia: berpetualang bolak-balik menimbun Pertalite bersubsidi.

Para pelaku usaha sembako di Jayanti dan Balaraja tampaknya telah menemukan formula suci ekonomi lokal: beli Pertalite subsidi, botolin, lalu jual lagi.
Bisnis sampingan?
Bukan. Ini seni.

Awak media mengamati langsung, dan benar motor Thunder keluar-masuk SPBU seperti sedang uji coba teleportasi. Tidak ada rasa bersalah, tidak ada rasa malu, hanya gas, isi, ulangi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ditanya salah satu pengguna motor Thunder mengungkapkan rahasia dapur:

> “Boleh bolak-balik asal bayar uang cor Rp 5.000.”

 

Ah, tentu.
Siapa yang butuh aturan negara kalau sudah ada Uang Cor – mata uang premium yang disakralkan di SPBU tertentu?

Operator SPBU pun tampil bersahaja, mengaku tidak tahu apa-apa – mungkin karena sibuk menghitung jumlah napas pelanggan.
“Lebih jelasnya tanya pengawas saja,” ujarnya.

Lalu muncul sang pengawas, ENG, dengan jawaban yang begitu suci:

> “Saya tidak tahu ada pengisian berulang-ulang.”

 

Luar biasa.
Di depan mata antrean motor Thunder panjangnya seperti cerita sinetron 700 episode.
Tapi pengawas tetap tenang. Mungkin mengandalkan kekuatan ketidaktahuan yang mendalam.

Saat awak media mengajak melihat antrean, pengawas memilih mode ninja: hening, menghindar, tak terlihat.
Mungkin sedang menjalani pelatihan silent retreat di tengah SPBU.

Padahal UU Migas No. 22 Tahun 2001 sudah menegaskan larangan penimbunan BBM bersubsidi.
Tapi apa daya?
Di Sumur Bandung, aturan negara kalah telak oleh Thunder dan Uang Cor.

Sampai berita ini terbit, pihak SPBU masih memilih jurus sunyi-sepi, mungkin karena sibuk mengecek apakah Thunder sudah booking slot antrean berikutnya.

 

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian
Batik Lumajang Tak Sekedar Warisan, Kini Tampil dengan Gaya yang Lebih Modern
Dari Kalipuro ke Pasar Dunia, Mendag Dorong Furnitur Jati Banyuwangi Naik Kelas
ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI PEKERJAAN JALAN CANGKUDU–CISOKA, DASAR CORAN DIDUGA ASAL JADI
Ijen Geopark Run 2026 Dimulai, 839 Pelari Berbagi Daerah Susuri Pesona Alam Gunung Ijen
Temuan Alat Keselamatan Kapal, LSM Laskar NKRI Banten Minta KSOP Merak Segera Tindak Lanjuti
Gesah Bareng Ambi Bupati, Cara Bupati Ipuk agar Warganya Bisa Sampaikan Langsung Persoalannya
Antrean BBM Mengular, Aliansi Jayanti Soroti Maraknya Motor Gerandong di SPBU Sumur Bandung dan SPBU Jayanti

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:25 WIB

Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

Minggu, 6 September 2026 - 04:07 WIB

Batik Lumajang Tak Sekedar Warisan, Kini Tampil dengan Gaya yang Lebih Modern

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:28 WIB

Dari Kalipuro ke Pasar Dunia, Mendag Dorong Furnitur Jati Banyuwangi Naik Kelas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:13 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI PEKERJAAN JALAN CANGKUDU–CISOKA, DASAR CORAN DIDUGA ASAL JADI

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:35 WIB

Ijen Geopark Run 2026 Dimulai, 839 Pelari Berbagi Daerah Susuri Pesona Alam Gunung Ijen

Berita Terbaru

Bali

Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali

Senin, 14 Sep 2026 - 13:43 WIB