Garudaxpose.com | Probolinggo – Dampak krisis air bersih masih dirasakan warga Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.
Untuk bertahan, 112 keluarga atau 336 jiwa di RT 001/RW 001 setempat harus berjalan hingga 2 kilometer ke dusun lain demi mendapatkan air untuk kebutuhan harian.
Merespon kondisi tersebut, unsur pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menggelar aksi kemanusiaan dengan mendistribusikan 11.000 liter air bersih, Jumat (23/10/2026) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses distribusi dilaksanakan oleh petugas lapangan TRC BPBD Kabupaten Probolinggo bersama perangkat desa, menggunakan 2 unit truk tangki masing-masing berkapasitas 5.000 liter dan 6.000 liter.
Ketua DWP BPBD Kabupaten Probolinggo Maita Oemar Sjarief menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran DWP BPBD di tengah kesulitan warga.
“Kami menerima laporan bahwa warga Dusun Paoan setiap hari harus menempuh jarak cukup jauh untuk mencari air bersih. Oleh karena itu DWP BPBD Kabupaten Probolinggo bersama TRC BPBD langsung melakukan distribusi 11.000 liter air bersih agar kebutuhan dasar warga 112 KK ini tetap terpenuhi, dan kami berharap kolaborasi dengan perangkat desa terus diperkuat untuk mengantisipasi krisis air yang lebih luas,” kata Maita Oemar Sjarief.
Bantuan tersebut disambut antusias warga yang berharap pasokan air bersih dapat terus berlanjut hingga sumber mata air kembali normal.
(Septyan)














