Garudaxpose.com | Bondowoso – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Argopuro diantisipasi sejak dini. Aparat gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait menggelar patroli terpadu di lereng gunung yang dikenal memiliki jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa tersebut.
Patroli dilaksanakan dengan menyisir kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang yang melintasi lima kabupaten, yakni Probolinggo, Situbondo, Jember, Bondowoso dan Lumajang. Tim gabungan mengambil rute start dari Desa Sucolor, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso menuju kawasan Perhutani Petak 39A wilayah Blengguen.
Kegiatan ini merupakan sinergi lintas sektoral yang melibatkan Polsek Maesan, Koramil 0822/07 Maesan, Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor, BPBD Kabupaten Bondowoso, dan Perhutani. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan yang berpotensi terbakar akibat cuaca panas ekstrem maupun aktivitas pembukaan lahan oleh warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain melakukan pemantauan situasi dan deteksi dini titik api, petugas juga aktif memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan. Warga diminta untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan maupun semak belukar untuk kepentingan apapun.
Kapolsek Maesan Polres Bondowoso, Iptu Sunardi, S.H., mengatakan patroli karhutla akan dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Jangan membakar lahan, dan segera laporkan kepada kami apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan,” ujar perwira asal Karangkates, Malang tersebut.
Menurut Iptu Sunardi, patroli bersama ini bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, BPBD, Perhutani dan masyarakat.
“Sinergi ini menjadi kunci untuk melindungi lingkungan dan menjaga kamtibmas agar tetap kondusif,” tegasnya.
Dengan adanya patroli rutin tersebut, diharapkan wilayah Kecamatan Maesan dan kawasan Gunung Argopuro tetap aman dari ancaman karhutla serta kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan semakin meningkat.
Pewarta : Slamet Raharjo















