Garudaxpose com | Bondowoso – Gerakan Kemanusiaan Indonesia misi kemanusiaan, aksi tanggap bencana yang digerakkan oleh masyarakat sipil, lembaga keagamaan, maupun pemerintah di Indonesia. Kegiatan sosial yang selalu menjadi prioritas utama kemanusiaan.
Masih tergiang dalam ingatan kita kisah dua nenek dhuafa ibu Hatima lansia hidup sebatangkara dengan rumah gubuk reot tidur dengan kucing juga ibu Salama dengan rumah tidak layak huni tidur dekat kandang sapi.
Keduanya merupakan warga Desa Pujer Baru Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso.
Setelah rumahnya di rehap atas inisiasi Gerakan Kemanusiaan Indonesia,juga bantuan dari Kapolres Bondowoso AKBP Dr.Aryo Dwi Wibowo, dan bantuan obat-obatan dan sembako dari Dinas Sosial, hingga menjadi rumah layak huni. Rabu pagi (14/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan GKI memastikan tambahan apa saja yang menjadi kekurangan dalam bangunan dan yang diperlukan kedua nenek ini akan dibantu kedepannya.
Dalam kesempatan serah terima ini, Gerakan Kemanusiaan Indonesia yang di gawangi Bapak Pendeta Martin, turut serta dari Dinsos, Tagana, Babinsa Koramil Setempat, Kepala Desa juga perangkat Desa Pujer Baru. Sambil menyerahkan tali asih serta bantuan sembako kepada dua nenek dhuafa ini.
“Kami dari GKI hari ini telah menyerahkan dua rumah layak huni kepada kedua nenek lansia yang berada di Desa Pujer Baru Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso, kami berterima kasih pula kepada Bapak Kapolres Bondowoso, Dinas Sosial, Tagana dan Pemerintah Desa Setempat yang telah bekerja sama dengan kami,kedepannya harapan kami kita bekerjasama ditempat yang berbeda”, ujarnya.
Diharapkan bila ada saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan bantuan, pihak Gerakan Kemanusiaan Indonesia terbuka dan siap membantu demi Kemanusiaan.
Pewarta,S.R.















