Digelar 24 Oktober, Mengusung Konsep Baru “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM |BANYUWANGI – Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu kembali digelar dengan konsep baru, 24 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, pertunjukan yang telah menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi tersebut digelar malam hari, memadukan seni tradisi dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan.

 

Tahun ini Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan penuh dari InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata. Kolaborasi ini menghadirkan konsep baru berupa pertunjukan Gandrung dalam suasana malam, dengan tetap mempertahankan esensi dan nilai budaya yang menjadi ruh utama pertunjukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, penyelenggaraan pada malam hari agar Gandrung Sewu terus berkembang dan memberikan pengalaman berbeda bagi penonton maupun wisatawan.

 

“Setiap tahun kami berupaya menghadirkan sesuatu yang baru dalam Gandrung Sewu. Tahun ini untuk pertama kalinya kita hadirkan pada malam hari. Ini bukan sekadar perubahan waktu pelaksanaan, tetapi kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada penonton dan wisatawan,” kata Ipuk saat konferensi pers Gandrung Sewu 2026, Rabu (30/9/2026).

 

Lebih dari 1.000 penari akan terlibat dalam pertunjukan tersebut. Para penari akan menggunakan elemen fosfor yang dipadukan dengan tata cahaya, sehingga menghadirkan efek visual yang berbeda dalam suasana malam.

 

“Tradisi tidak harus diam di tempat. Tradisi bisa terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang mengikuti zaman, tanpa kehilangan jati dirinya. Esensi utama Gandrung Sewu tetap seni tari Gandrung itu sendiri, dengan gerak, irama, ekspresi, dan nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur kita,” kata Ipuk.

 

Menurut Ipuk, kolaborasi dengan InJourney menjadi energi baru dalam pengembangan Gandrung Sewu sekaligus penguatan ekosistem seni budaya dan pariwisata Banyuwangi.

 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada InJourney yang turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan Gandrung Sewu. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, pelaku seni, komunitas, dan masyarakat menjadi energi penting untuk memperkuat ekosistem seni budaya sekaligus pariwisata,” ujarnya.

 

SVP Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, mengatakan Banyuwangi memiliki potensi pariwisata yang lengkap, mulai dari kekayaan alam dan budaya hingga berbagai atraksi wisata yang telah dikenal luas.

 

Menurutnya, Gandrung Sewu memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu signature cultural event Indonesia.

 

“Banyuwangi memiliki banyak elemen potensi wisata yang sudah mapan dan lengkap, termasuk destinasi maupun atraksi. Banyuwangi memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat kuat. Dari sisi atraksi, ada Gandrung Sewu yang sudah sangat dikenal wisatawan,” kata Yudhistira.

 

Karena itu, InJourney bersama Pemkab Banyuwangi merancang konsep pertunjukan malam untuk memberikan pengalaman baru sekaligus memperkuat daya tarik Gandrung Sewu bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

 

“Dalam rangka memperkuat dan mengamplifikasi event Gandrung Sewu ini agar menjadi daya tarik yang lebih besar bagi wisatawan di Nusantara maupun mancanegara, kami merancang bersama Pemkab konsep pertunjukan baru pada malam hari, tanpa melupakan esensi dari budaya Gandrung itu sendiri,” ujarnya.

 

Yudhistira menambahkan, sebuah event pariwisata yang dirancang dengan baik tidak hanya ditujukan untuk menciptakan keramaian saat hari pelaksanaan. Lebih jauh, event tersebut diharapkan mampu memberikan dampak berantai bagi berbagai sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

 

Dia berharap penyelenggaraan Gandrung Sewu dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang utuh bagi para pengunjung yang datang ke Banyuwangi.

 

“Ini menjadi tantangan kami bersama. Harapannya ke depan, wisatawan yang akan hadir ke Gandrung Sewu dapat memiliki satu seamless experience*,” ujar Yudhistira. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nenek Penjual Es Teh Berjualan Atas Kemauan Sendiri, Dinsos Lakukan Asesmen Lapangan
Komir Brebes Gelar Sidang II 2026, Siaga Hadapi Musim Hujan: 6 Alat Berat Dikerahkan Normalisasi Irigasi
Bahas Isu Dalam Lapas, Kalapas Banyuwangi Buka-Bukaan dan Akan Sikat Oknum Petugas ‘Nakal’
Jamin Keselamatan Warganya, Pemkab – DPRD Banyuwangi Sahkan Raperda PMI
Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba
Bupati Ipuk Syukuri Kemenangan Garuda, Nobar Final di Pendopo Banyuwangi Berakhir Sukacita
Bupati Ipuk Lantik Kades Setail, Jainu Ahmadi
Pastikan Kesiapan Operasi Unsur Laut, Pangkogabwilhan I Kunjungi Koarmada II Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Nenek Penjual Es Teh Berjualan Atas Kemauan Sendiri, Dinsos Lakukan Asesmen Lapangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Komir Brebes Gelar Sidang II 2026, Siaga Hadapi Musim Hujan: 6 Alat Berat Dikerahkan Normalisasi Irigasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Bahas Isu Dalam Lapas, Kalapas Banyuwangi Buka-Bukaan dan Akan Sikat Oknum Petugas ‘Nakal’

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Jamin Keselamatan Warganya, Pemkab – DPRD Banyuwangi Sahkan Raperda PMI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

Berita Terbaru