KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha

- Penulis

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan: Kelompok 39 Berikan Pendampingan Total dari Logo, Banner, Packaging, Google Maps hingga QRIS untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM di Era Digital

DEMAK,GarudaXpose.com//- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 39 Desa Ngemplak, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, melakukan gebrakan nyata dalam pemberdayaan ekonomi desa. Melalui program pendampingan digitalisasi, mereka membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas dan beradaptasi dengan era ekonomi digital.Program tersebut menyasar salah satu pelaku UMKM Desa Ngemplak, Siti Rodiyah. Tidak tanggung-tanggung, mahasiswa KKN memberikan paket lengkap pendampingan usaha, mulai dari pembuatan logo usaha, banner promosi, desain packaging yang lebih modern, pendaftaran titik lokasi usaha di Google Maps, hingga fasilitasi pembuatan QRIS sebagai sistem pembayaran non-tunai.

Fokus utama dari program ini adalah penguatan identitas usaha. Selama ini banyak UMKM memiliki produk berkualitas namun lemah dalam branding. Melalui logo, banner, dan packaging yang dirancang lebih menarik, konsisten dan profesional, mahasiswa membantu membangun identitas visual agar usaha lebih mudah dikenali, diingat, dan dipercaya masyarakat. Banner promosi juga difungsikan sebagai media informasi efektif untuk menjaring calon konsumen baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transformasi tidak berhenti pada tampilan fisik. Mahasiswa KKN juga mendorong UMKM masuk ke ekosistem digital. Dengan mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps, konsumen, terutama pelanggan baru yang belum mengetahui lokasi, kini dapat menemukan usaha Siti Rodiyah dengan mudah hanya melalui ponsel.

Selain akses, kemudahan transaksi juga menjadi perhatian. Mahasiswa membantu menyediakan QRIS sehingga pelanggan memiliki alternatif pembayaran yang praktis, cepat, dan aman selain uang tunai. Langkah ini dinilai sangat relevan dengan kebiasaan masyarakat saat ini yang semakin masif menggunakan pembayaran digital.

Penanggung jawab program kerja UMKM KKN UPGRIS Kelompok 39, King Trio Arum Samudro, menegaskan bahwa program dirancang sederhana namun berdampak langsung pada aktivitas usaha harian.

“Kami ingin membantu UMKM bukan hanya dari sisi tampilan, tetapi juga dari sisi kemudahan akses dan transaksi. Karena itu, kami membantu mulai dari logo, banner, packaging, Google Maps, hingga QRIS agar semuanya dapat digunakan untuk mendukung kegiatan usaha sehari-hari,” ujar King Trio Arum Samudro.

Menurutnya, digitalisasi UMKM tidak harus selalu dengan teknologi rumit dan mahal. Langkah awal yang paling fundamental justru adalah memiliki identitas usaha yang jelas, lokasi yang mudah ditemukan secara online, dan pilihan pembayaran yang modern. Tiga hal itu sudah cukup menjadi fondasi untuk meningkatkan daya saing.

Pendampingan ini mendapat sambutan hangat dari pelaku usaha. Siti Rodiyah mengaku sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS.

“Saya merasa senang dan sangat terbantu. Sekarang usaha saya sudah memiliki logo, banner, packaging yang lebih menarik, lokasi di Google Maps, dan juga QRIS. Semoga dengan adanya bantuan ini usaha saya bisa semakin dikenal dan terus berkembang,” ungkap Siti Rodiyah.

Tidak hanya memberikan fasilitas, mahasiswa juga memberikan edukasi dan penjelasan detail mengenai cara penggunaan logo, perawatan banner, pemanfaatan Google Maps, hingga cara transaksi menggunakan QRIS, agar pelaku UMKM mampu mengelola secara mandiri setelah program KKN berakhir.

Melalui program ini, KKN UPGRIS Kelompok 39 berharap UMKM di Desa Ngemplak tidak hanya naik kelas dari segi penampilan, tetapi juga memiliki jangkauan pasar yang lebih luas, proses transaksi yang lebih mudah, pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya branding, promosi, dan pembayaran non-tunai, serta daya saing yang berkelanjutan di era digital.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran mahasiswa KKN mampu memberikan solusi konkret bagi permasalahan UMKM desa. Dengan sentuhan kreativitas dan teknologi sederhana, usaha kecil kini memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi usaha yang profesional, modern, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas, pungkasnya.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud
Pemkab Banyuwangi Terus Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Dunia Usaha
Sambangi SMPN 3 Kalipuro, Polwan Banyuwangi Beri Edukasi Kenakalan remaja
Sambut HUT ke-81 RI, SMAN 1 Tempeh Meriahkan SekarsarI dengan Penuh Kebersamaan Ajang Unjuk Kekompakan dan Silaturahmi Lintas Generasi Sekolah
Dari Limbah Jadi Berkah: KKN 39 UPGRIS Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block Bernilai Ekonomi di Ngemplak Demak
Kepala Sekolah SMK Negeri Pasirian: Bengkel AUTOPAS sebagai Teaching Factory (TEFA) Teknik Kendaraan Ringan
Gelar Berbagai Lomba dalam Rangka HUT ke-81 RI, Keikut Sertaan Kepala SMKN 1 Lumajang Membuat Suasana Makin Semarak
Upacara HUT ke-81 RI di Rest Area Dusun Jambu Tamansari, Semangat Kebangsaan Menggema

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Pemkab Banyuwangi Terus Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:08 WIB

Sambangi SMPN 3 Kalipuro, Polwan Banyuwangi Beri Edukasi Kenakalan remaja

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, SMAN 1 Tempeh Meriahkan SekarsarI dengan Penuh Kebersamaan Ajang Unjuk Kekompakan dan Silaturahmi Lintas Generasi Sekolah

Berita Terbaru