Keterangan – JEBRET GOL!!!:
JEBRET GOL!!! Porsegi FC Grinting Pesta 5-1 di Laga Pembuka, Brace Rehan Nyonge Bikin Ribuan Penonton Berpesta Gembira!
GRINTING, BREBES,GarudaXpose.com//- Lapangan Desa Grinting benar-benar berpesta! Ribuan pasang mata tumpah ruah menjadi saksi momen bersejarah pembukaan Open Turnamen Porsegi Cup 2026, Minggu (30/08/2026) sore. Cuaca cerah, temperatur sejuk 28 derajat celcius, kick-off pukul 16.00 WIB dengan durasi 2×30 menit. Suasana meriah, penuh tawa dan sorak gembira sejak awal.
Momen paling ditunggu adalah seremoni pembukaan. Kabid Pora Brebes, Bapak Akka Darma melakukan tendangan bola pertama yang penuh makna dan diarahkan kepada Kepala Desa Grinting Suhartono, SH. Kemudian Kepala Desa Suhartono melepaskan tendangan bola kedua sebagai tanda resmi bahwa Open Turnamen Porsegi Cup 2026 resmi DIMULAI! Sorak sorai penonton pun pecah, tepuk tangan membahana di seluruh penjuru lapangan!
Turut hadir memberikan restu dan dukungan penuh, Sekcam Bulakamba Widodo yang mewakili Camat Bulakamba, Kapolsek Bulakamba AKP Afandi, perwakilan Koramil Bulakamba, Bendahara PSSI Brebes Drs. Purwanto, dan Sekretaris PSSI Brebes Tri Boedy Hermanto. Laga pembuka yang mempertemukan tuan rumah Porsegi FC Grinting Vs Germanesia FC Bandung Jabar ini dipimpin dengan tegas dan fair oleh wasit utama Bung Soni Ade, dibantu asisten Darsono dan Jangkung, wasit cadangan H. Darsiun, serta pengawas pertandingan H. Jaenuri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, tuan rumah Porsegi FC langsung mengambil alih permainan dan mendominasi total.
BABAK PERTAMA: REHAN NYONGE JADI BINTANG
Bintang lapangan sore itu adalah pemain nomor punggung 10, Rehan Nyonge. Pada menit ke-6, JEBRET! GOL!!! Tendangan kerasnya yang indah merobek jala gawang Germanesia yang dikawal Sidik. Skor 1-0 untuk Porsegi! Seluruh penonton berdiri, berteriak gembira!
Tak lama kemudian, publik Grinting kembali bersorak bahagia. Menit ke-22, lagi-lagi Rehan Nyonge! Brace! Gol keduanya yang cantik menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Senyum lebar terlihat di wajah pemain dan suporter.
Germanesia FC Bandung yang tertinggal tidak tinggal diam. Tim besutan pelatih kepala Yaya mencoba bangkit. Hanya butuh satu menit, menit ke-23 pemain nomor punggung 7 Cahyadi berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Di bench pemain, pelatih Yaya terus berusaha memberikan instruksi semangat kepada anak asuhnya, namun pola permainan di tengah lapangan yang diarahkan belum bisa berkembang maksimal sampai akhir laga babak pertama 1×30 menit dan turun minum.
BABAK KEDUA: PESTA GOL SUKA CITA
Lanjutan babak kedua, wasit Soni Ade meniup peluit tanda babak kedua dimulai. Tim Germanesia merotasi pemain, ada 3 pemain diganti sekaligus, namun justru permainan tidak bisa berkembang dan tidak membuahkan hasil.
Sebaliknya, anak asuh Sirnono dari Porsegi FC Grinting semakin percaya diri dan tampil menghibur!
Menit ke-33, JEBRET LAGI! Pemain nomor punggung 9 Erik kembali mencatatkan namanya di papan skor! Skor menjadi 3-1! Hanya butuh 4 menit kemudian, Porsegi FC kembali menunjukkan gol cantiknya lewat pemain nomor punggung 14 Ulum! Skor babak kedua menjadi 4-1! Penjaga gawang Germanesia Sidik benar-benar dibombardir oleh si kulit bundar! Bahkan ada 3 kali tendangan keras Porsegi FC yang digagalkan oleh mistar gawang! Penonton makin gembira dan terus bersorak!
Pelatih Sirnono yang cerdas kembali melakukan rotasi pemain inti di babak kedua untuk menjaga stamina. Pemain pengganti nomor 17 Moyo menjawab kepercayaan itu dengan luar biasa. Pada menit ke-56, Moyo kembali mencatatkan namanya di papan skor menjadi 5-1! Gol penutup yang sangat manis! Moyo menutup gol yang terakhir dengan penuh kegembiraan!
Hingga wasit Soni Ade meniup peluit panjang tanda full time 2×30 menit berakhir dengan skor telak 5-1! Tuan rumah Porsegi FC Grinting lolos ke babak 16 besar pertama dengan penuh suka cita, sementara Germanesia FC Bandung harus terhenti langkahnya di turnamen tahun ini dengan tetap mendapat apresiasi atas sportivitasnya.
SUASANA LAPANGAN PENUH KEBAHAGIAAN
Inilah sepak bola rakyat yang sesungguhnya! Bukan hanya soal gol, tapi soal kebahagiaan bersama! Pedagang UMKM di sekeliling lapangan laris manis, anak-anak kecil berlarian gembira sambil membawa balon, emak-emak dan bapak-bapak kompak berteriak JEBRET GOL!!! Semua pulang dengan wajah senang, tertawa, dan hati gembira. Kemenangan besar ini menjadi kado terindah untuk warga Grinting.
Koordinator Open Turnamen Porsegi Cup Eko Purwanto mengatakan jangan lewatkan pertandingan besok yang pastinya lebih seru. “Jangan lewatkan pertandingan besok di babak 16 besar yang kedua pada hari Senin, 31 Agustus 2026, tim Kendal GR Kendal Vs KNPI Kuningan. Menurut informasi kedua tim akan menurunkan tim terbaiknya, ayo jangan sampai ketinggalan, datang dan ramaikan!” ujarnya dengan penuh semangat.
Kepala Desa Grinting Suhartono, SH. dalam sambutannya di laga pembukaan mengatakan bahwa turnamen Open Porsegi Cup 2026 adalah ajang silaturahmi yang paling membahagiakan. “Yang namanya pertandingan pasti ada yang kalah dan menang, yang penting junjung tinggi sportivitas dan fair play, kita semua senang dan gembira,” pesannya.
Pesan bahagia juga datang dari pelatih kepala Sirnono, setelah pertandingan mengatakan di depan awak media, “Alhamdulillah hari ini tim saya sudah mendapatkan poin dan lolos di laga pembukaan di awal, dan insya Allah nanti di babak 16 besar lihat lawan besok, kita membutuhkan rotasi pemain besok di babak 16 besar. Optimis menang lagi di babak 16 besar,” ucapnya dengan wajah sumringah.
Pungkasnya, pembukaan Open Turnamen Porsegi Cup 2026 lewat tendangan bola pertama dan kedua oleh Kabid Pora dan Kepala Desa Grinting telah berjalan sukses, meriah, dan penuh kegembiraan. Kemenangan 5-1 Porsegi FC adalah awal yang manis, pesta gol yang membuat seluruh penonton pulang dengan senyum lebar dan hati bahagia. Grinting berpesta, sepak bola menyatukan kita semua!***
(4905)













