Gelar Shrimp Fiesta, Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang Banyuwangi

- Penulis

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan, salah satunya komoditas udang. Untuk memperkuat promosi sekaligus mendorong budidaya udang yang berkelanjutan, para pelaku usaha udang bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Banyuwangi Shrimp Fiesta, Minggu (30/8/2026).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan diawali dengan lomba lari 5K yang diikuti sekitar 300 peserta. Lomba tersebut dilepas langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan A. Yani, Banyuwangi.

 

Bupati Ipuk mengatakan, Shrimp Fiesta menjadi bagian dari upaya mengkampanyekan potensi udang Banyuwangi sekaligus membangun kesadaran bahwa budidaya udang merupakan salah satu sektor penting yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

 

Menurut Ipuk, pengembangan budidaya udang harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

 

“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan. Kami ingin menjadikan budidaya yang berkelanjutan sebagai bagian dari cara Banyuwangi membangun sektor perikanan ke depan,” kata Ipuk.

 

Ipuk mengapresiasi terbentuknya Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan Banyuwangi. Tim tersebut diharapkan dapat menjadi contoh tata kelola budidaya udang yang mampu berjalan beriringan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami sangat mengapresiasi Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan Banyuwangi. Kami berharap ini menjadi contoh bagaimana budidaya bisa berkembang bersama dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ipuk.

 

Potensi udang Banyuwangi tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, namun juga telah menembus pasar internasional. Saat ini terdapat enam perusahaan eksportir sekaligus cold storage yang mengirim komoditas udang Banyuwangi ke sejumlah negara.

 

Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi Suryono Bintang Samudra mengatakan, pasar ekspor udang Banyuwangi cukup besar. Sejumlah negara menjadi tujuan pengiriman komoditas tersebut, di antaranya Amerika Serikat, Jepang, China, dan negara-negara di Eropa.

 

“Ada enam perusahaan ekspor udang. Pasarnya antara lain Amerika, Jepang, China, hingga Eropa,” terang Suryono.

 

Menurut Suryono, penguatan tata kelola budidaya udang berkelanjutan menjadi langkah penting untuk memastikan sektor tersebut dapat terus tumbuh dalam jangka panjang. Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan dibentuk sebagai model tata kelola yang mengintegrasikan aspek ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Ini bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi daerah dan kelestarian ekosistem pesisir,” kata Suryono.

 

Sementara itu, Banyuwangi Shrimp Fiesta dikemas dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha. Selain lomba lari 5K, kegiatan tersebut diisi dengan Chef Challenge berbahan dasar udang, lomba penyajian masakan udang, edukasi mengenai kandungan gizi udang, hingga business corner.

 

Sebanyak 28 warung rakyat dan pelaku UMKM turut terlibat dalam lomba memasak. Kegiatan juga dimeriahkan dengan masak besar bersama chef dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

 

Bupati Ipuk berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi potensi udang Banyuwangi, tetapi juga mendorong peningkatan konsumsi ikan masyarakat.

 

“Kegiatan ini diharapkan turut mengenalkan potensi komoditas udang kepada masyarakat. Mudah-mudahan melalui Shrimp Fiesta ini dapat meningkatkan konsumsi ikan masyarakat kita, khususnya udang,” ujar Ipuk.

 

Suryono menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pasar domestik produk perikanan Banyuwangi, khususnya udang vaname hasil budidaya lokal.

 

“Ini seiring dengan konsumsi udang masyarakat Banyuwangi yang mulai menunjukkan peningkatan. Kita ingin mengedukasi warga bahwa udang tidak selalu identik dengan makanan mahal,” pungkasnya. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolresta Tangerang Pimpin Sertijab Kabag SDM hingga Kapolsek Balaraja-Tigaraksa
Kejaksaan Gandeng 1.500 BPD di Brebes Kawal Dana Desa Lewat Aplikasi Jaksa Garda Desa
Sholawat Menggema di Krucil, MADAS Probolinggo Raya Dukung Selamatan Pembangunan Masjid Raudlatul Jannah
Info Jembrana Seputar Serapan Anggaran, Sampah TPA Peh dan Donasi Bagi NTT
Bukan Sekadar Pawai, Extravaganza Sumbertaman Jadi Panggung Kreativitas Warga Probolinggo
Gemerlap Brebes Culture Festival 2026 Diselingi Aksi Solidaritas, Brebes Kirim 5.778 Telur Asin dan Rp65 Juta untuk Korban Bencana NTT
Serunya Akhir Pekan Agustus di CFD A Yani di Banyuwangi
KECELAKAAN MAUT FLYOVER UNYUR, LSM LASKAR NKRI DESAK PUPR BANTEN BUKA TERANG SOAL PENGAWASAN K3

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin Sertijab Kabag SDM hingga Kapolsek Balaraja-Tigaraksa

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Kejaksaan Gandeng 1.500 BPD di Brebes Kawal Dana Desa Lewat Aplikasi Jaksa Garda Desa

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Info Jembrana Seputar Serapan Anggaran, Sampah TPA Peh dan Donasi Bagi NTT

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Bukan Sekadar Pawai, Extravaganza Sumbertaman Jadi Panggung Kreativitas Warga Probolinggo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Gemerlap Brebes Culture Festival 2026 Diselingi Aksi Solidaritas, Brebes Kirim 5.778 Telur Asin dan Rp65 Juta untuk Korban Bencana NTT

Berita Terbaru