Konsisten Sukses 2 Kali Panen, Lapas Banyuwangi Garap Lagi Padi di Lahan SAE Paswangi

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali melanjutkan tren positif program kemandirian warga binaan dengan menggelar penanaman padi tahap ketiga di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, Kelurahan Pakis, Banyuwangi, Rabu (26/8).

 

Langkah ini diambil setelah pengolahan lahan pertanian di kawasan tersebut terbukti sukses mencatatkan dua kali panen secara berturut-turut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Penanaman padi periode ketiga ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, dengan memanfaatkan lahan produktif seluas 6.000 meter persegi dari total lahan seluas 2,2 hektar.

 

Dalam aksi tanam bersama tersebut, komoditas unggulan jenis Pak Tiwi dipilih untuk dibudidayakan. Varietas ini dinilai memiliki ketahanan yang baik serta produktivitas tinggi, sejalan dengan target optimalisasi hasil panen yang telah dicapai pada periode-periode sebelumnya.

 

“Kami ingin hasil panen di lahan SAE Paswangi ini semakin meninggkat dan optimal kedepannya,” ujar Solichin.

 

Solichin menegaskan bahwa keberlanjutan pengolahan lahan SAE Paswangi tidak hanya untuk kegiatan pertanian, melainkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kesinambungan wadah pembinaan bagi warga binaan.

 

“Penanaman tahap ketiga ini merupakan bukti konsistensi Lapas Banyuwangi dalam mengelola potensi lahan yang ada. Selain berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan, program ini menjadi sarana pembinaan berkesinambungan agar warga binaan memiliki keahlian dan bekal wirausaha di bidang pertanian saat kembali ke masyarakat nanti,” ujar Solichin.

 

Melalui pendampingan teknis yang terukur dari petugas, seluruh proses pengolahan tanah, penyemaian, hingga perawatan tanaman melibatkan langsung para warga binaan yang telah memenuhi syarat asimilasi.

 

Keberhasilan mempertahankan siklus tanam secara konsisten ini diharapkan dapat terus memperkuat peran Lapas Banyuwangi sebagai lembaga pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna bagi lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pembangunan Jalan Cisoka-Cangkudu Dikeluhkan Warga, Tiap Tahun Jalan Diperbaiki Percuma Saja Kalo Got Tidak Perbaiki
Sonny Minta Data Desil Warga Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso Divalidasi Ulang
MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Lumajang Kopdar Perkuat kekompakan Pengurus dan Anggota
Kades Pondokdalem Sigap, Pastikan Warga Lanjut Usia Terima Bantuan Beras 30 Kg
Mediasi di Polsek Genteng Berujung Buntu, Pengusaha WiFi Alvian Tak Hadir
Mediasi di Polsek Genteng Buntu, Pengusaha WiFi Alvn Tak Hadir, Klarifikasi Dijanjikan Senin
17 Delegasi Nestle Asia Pasifik Belajar Pengelolaan Sampah Banyuwangi
Jagongan Petani Guyup Rukun di Tegalsari, Bahas Operasional dan Pemeliharaan Irigasi Dam Karangdoro

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Konsisten Sukses 2 Kali Panen, Lapas Banyuwangi Garap Lagi Padi di Lahan SAE Paswangi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Proyek Pembangunan Jalan Cisoka-Cangkudu Dikeluhkan Warga, Tiap Tahun Jalan Diperbaiki Percuma Saja Kalo Got Tidak Perbaiki

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Sonny Minta Data Desil Warga Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso Divalidasi Ulang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:38 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Lumajang Kopdar Perkuat kekompakan Pengurus dan Anggota

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Kades Pondokdalem Sigap, Pastikan Warga Lanjut Usia Terima Bantuan Beras 30 Kg

Berita Terbaru