PLN Tegaskan Keselamatan Petugas Jadi Prioritas Utama dalam Pemulihan Listrik Pascagempa Flores

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: GM PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono (paling kiri) didampingi jajaran manajemen saat meninjau Gardu Induk Aesesa di Mbay, Kabupaten Nagekeo.

GarudaXpose.comGM PLN UIW NTT, F.Eko Sulistyono (paling kiri) didampingi jajaran manajemen saat meninjau Gardu Induk Aesesa di Mbay, Kabupaten Nagekeo. (Labuan Bajo-Flores), 26 Agustus 2026 — PT PLN (Persero) menegaskan keselamatan jiwa petugas menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan jaringan listrik pascagempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pesan tersebut disampaikan langsung General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, saat meninjau kesiapan tim tanggap darurat dan sejumlah titik pemulihan kelistrikan di Pulau Flores pada 20-22 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pemulihan sistem kelistrikan berjalan optimal, namun tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Dalam kunjungan tersebut, Eko menyambangi sejumlah titik strategis, di antaranya Posko PLN Reok, Posko PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ruteng, ULP Bajawa, Posko Mbay, Gardu Induk (GI) Aesesa, ULP Ende, Region Control Center (RCC) Maumere hingga Posko PLN UP3 Flores Bagian Timur.

Kehadiran manajemen di lapangan tidak hanya untuk mengecek perkembangan pemulihan jaringan, tetapi juga memastikan kesiapan sarana kerja darurat, kondisi personel Pelayanan Teknik (Yantek), serta penerapan prosedur keselamatan di tengah kondisi pascabencana.

Keselamatan Petugas Tak Boleh Dikalahkan Target Pemulihan

Di hadapan para petugas yang berada di garis depan pemulihan jaringan, Eko menegaskan bahwa percepatan penormalan listrik tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan keselamatan personel.

Menurutnya, PLN memang memiliki tanggung jawab untuk segera memulihkan pasokan listrik bagi masyarakat terdampak gempa. Namun, setiap pekerjaan di lapangan harus terlebih dahulu mempertimbangkan tingkat risiko dan kondisi keselamatan.

«”Proses penormalan sistem pascabencana memang menjadi komitmen kita kepada masyarakat. Namun, saya tegaskan kembali bahwa dalam situasi darurat seperti ini, yang paling utama adalah nyawa personel,” tegas Eko.»

Ia meminta seluruh petugas memastikan setiap pekerjaan dilakukan melalui analisis keselamatan yang matang dan tidak mengambil risiko yang tidak diperlukan.

“Kita wajib memastikan seluruh rekan-rekan di lapangan dapat kembali pulang ke rumah bertemu keluarga dalam keadaan selamat. Jangan pernah mengambil risiko tanpa analisis keselamatan yang matang, karena tidak ada nyala listrik yang sebanding dengan nyawa manusia,” sambungnya.

Arahan tersebut menjadi penting karena proses pemulihan jaringan pascabencana berlangsung di tengah kondisi infrastruktur dan lingkungan yang masih memiliki potensi bahaya.

Karena itu, setiap regu diminta tetap menerapkan prosedur K3, melakukan identifikasi potensi bahaya sebelum bekerja, serta saling mengingatkan dan menjaga keselamatan antaranggota tim.

Petugas Lapangan Merasa Lebih Tenang

Instruksi tersebut mendapat respons positif dari petugas PLN yang terlibat langsung dalam pemulihan jaringan.

Koordinator Pelayanan Teknik PLN Nusa Daya ULP Ruteng, Werenfridus K. Hassdar, mengatakan arahan pimpinan memberikan kepastian bagi petugas mengenai prioritas utama dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Arahan pimpinan memberikan rasa tenang dan kejelasan prioritas bagi kami di lapangan. Kami menyadari tugas pemulihan ini sangat krusial bagi warga terdampak,” ujar Werenfridus.

Menurut dia, dukungan dari jajaran manajemen sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh petugas agar tidak bekerja secara terburu-buru hanya demi mengejar percepatan pemulihan.

“Namun, pengingat bahwa keselamatan jiwa adalah hal mutlak membuat kami semakin disiplin, saling menjaga antaranggota tim, dan bekerja fokus tanpa mengabaikan aspek K3,” katanya.

Pemulihan Dilakukan Bertahap dan Terukur

Di tengah proses pemulihan pascagempa, PLN terus mengoptimalkan koordinasi melalui sejumlah posko siaga kelistrikan yang tersebar di Pulau Flores.

Koordinasi dilakukan mulai dari wilayah Reok, Ruteng, Bajawa, Mbay, GI Aesesa, Ende, RCC Maumere hingga PLN UP3 Flores Bagian Timur.

Melalui posko-posko tersebut, PLN melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan, kesiapan personel, sarana pendukung serta titik-titik yang memiliki potensi bahaya.

Pemulihan pasokan listrik pun dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi infrastruktur serta keselamatan petugas.

PLN memastikan setiap pekerjaan di lapangan tetap mengacu pada prosedur keselamatan sehingga proses pemulihan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memastikan seluruh tahapan berlangsung aman.

Manajemen PLN UIW NTT juga meminta seluruh tim untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi selama proses penanganan berlangsung.

Dengan pola tersebut, PLN menargetkan pemulihan infrastruktur kelistrikan di Flores dapat berjalan secara optimal tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

Bagi PLN, percepatan pemulihan listrik merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. Namun, di tengah situasi bencana, keselamatan para petugas yang bekerja di garis depan tetap menjadi prinsip yang tidak dapat ditawar.

“Tidak ada nyala listrik yang sebanding dengan nyawa manusia.”(Yoflan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Ngurah Rai Amankan WN Australia di Bali yang Viral atas Dugaan Aksi Asusila
Dari Pemberdayaan UMKM ke Aksi Kemanusiaan, PLN dan Rumah BUMN Ende Bantu Korban Gempa Flores
Buku Bacaan dan Cahaya Harapan PLN untuk Anak-Anak Pengungsian Reok
Program PLTS 100 GWp Sejalan dengan Bali Mandiri Energi dan Energi Bersih
Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Kembali Melakukan Tindakan tegas Deportasi Warga Negara Pakistan
Gubernur Koster Dukung Maybank Marathon, Dongkrak Sport Tourism dan UMKM Bali
Info Denpasar Bali Seputar Pelantikan Pejabat, Disabilitas, Puncak HKG dan Korpri Peduli
Gubernur Bali dan NTB Berkunjung ke NTT Sampaikan Bansos Pasca Gempa

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan WN Australia di Bali yang Viral atas Dugaan Aksi Asusila

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Dari Pemberdayaan UMKM ke Aksi Kemanusiaan, PLN dan Rumah BUMN Ende Bantu Korban Gempa Flores

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Buku Bacaan dan Cahaya Harapan PLN untuk Anak-Anak Pengungsian Reok

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:43 WIB

PLN Tegaskan Keselamatan Petugas Jadi Prioritas Utama dalam Pemulihan Listrik Pascagempa Flores

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:57 WIB

Program PLTS 100 GWp Sejalan dengan Bali Mandiri Energi dan Energi Bersih

Berita Terbaru