Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan di Pudun Jae Kerdil, Kades: Diduga Akibat Pengaruh Cuaca

- Penulis

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 90;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: portrait;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 47;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 90; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: portrait;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 47;

Padangsidimpuan | garudaxpose.com — Program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung yang dilaksanakan Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara, menjadi sorotan. Pasalnya, meski sudah berumur sekitar dua bulan, kondisi tanaman jagung yang berada di lahan depan eks Dinas Perkebunan Tapanuli Selatan tersebut terlihat kerdil dan tidak berkembang sebagaimana mestinya.

Kepala Desa Pudun Jae, Riski Ibrahim Siregar, saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (5/11/2025) membenarkan bahwa penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dananya bersumber dari Dana Desa.

“Iya benar bang, itu adalah program ketahanan pangan tanaman jagung Desa Pudun Jae,” ujar Riski.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ditanya mengenai usia tanaman, ia menyebutkan bahwa jagung tersebut telah berumur dua bulan. Namun saat ditanyakan soal kondisi batang tanaman yang tampak kerdil, Riski menduga hal itu dipengaruhi oleh faktor cuaca. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pemupukan sesuai prosedur.

“Diduga karena pengaruh cuaca. Jagung ini juga sudah diberikan pupuk,” jelasnya.

Di akhir wawancara, Kepala Desa menyampaikan bahwa pihaknya akan mengganti tanaman jagung tersebut apabila hasil akhirnya tidak sesuai harapan atau gagal panen.

Dengan kondisi yang terjadi di lapangan, masyarakat meminta agar tim ahli dari Dinas Pertanian turun langsung untuk melakukan pengecekan. Hal ini guna memastikan penyebab pasti kerdilnya pertumbuhan jagung, apakah karena kurangnya pemupukan, cuaca ekstrem, kondisi tanah, atau adanya faktor lain yang memengaruhi hasil program ketahanan pangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada
Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir
Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel
Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar
Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif
Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak
Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi
Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:05 WIB

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:46 WIB

Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:50 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:59 WIB

Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak

Berita Terbaru