Krisis Air Bersih Landa Pandeglang, Warga Desa Simpang Tiga dan Sekitarnya Menjerit Kekeringan

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Pandeglang — Bencana kekeringan akibat kemarau panjang tengah melanda sejumlah wilayah, membuat warga mengalami krisis air bersih yang memprihatinkan. Beberapa desa yang dilaporkan masih mengalami kekeringan meliputi Desa Pasir Gadung, Desa Simpang Tiga, dan Desa Turus. Warga setempat kini sangat membutuhkan penyaluran air bersih, khususnya dari Pemerintah Provinsi Banten serta pihak-pihak terkait lainnya.

Kondisi krisis air ini terlihat sangat jelas di Kampung Nabeng, RT 01 dan RT 02, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Sumur-sumur warga di daerah tersebut dilaporkan telah mengering akibat musim kemarau yang sudah berlangsung cukup lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan keluhan warga di lokasi, sejumlah ibu-ibu terpaksa mengantre sambil membawa berbagai wadah kosong seperti ember dan jerigen. Namun, upaya pencarian air tersebut seringkali berujung sia-sia karena sumur sudah benar-benar kosong dan tidak lagi mengeluarkan air.

Dampak dari kekeringan ini sangat mengganggu aktivitas harian warga setempat:

* Warga kesulitan untuk mandi, di mana biasanya mereka terbiasa mandi hingga tiga kali sehari, namun saat ini tidak ada air sama sekali.

* Upaya untuk mendapatkan satu ember air pun kini dirasa sangat sulit.

* Ketiadaan air bersih menghambat aktivitas memasak untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

* Warga juga mengeluhkan susahnya mendapatkan air suci untuk keperluan berwudu.

 

Menghadapi situasi yang kian mendesak ini, perwakilan warga secara langsung memohon bantuan kepada para relawan di wilayah tengah.

 

Mereka sangat berharap distribusi pasokan air bersih dapat segera dikirimkan secepatnya ke lokasi-lokasi terdampak, khususnya ke Kampung Nabeng, agar kebutuhan dasar dan kebersihan warga dapat kembali terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Nelayan Berhias Mangga Jadi Daya Tarik, Kecamatan Mayangan Usung Potensi Pesisir di Mango Carnival 2026
Angkat Pesona Mangga dan Budaya Nusantara, Kecamatan Wonoasih Hadirkan “Wonoasih Gemilang” di Mango Carnival 2026
BPBD Kota Probolinggo Tampil di Mango Carnival of Indonesia, Usung Tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga”
Penyerahan Santunan Anak Yatim Piatu, MADAS Madura Asli Daerah Anak Serumpun DPAC Asemrowo: Membangun Harapan, Menjaga Kebersamaan
GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung
Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati
Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan
Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kapal Nelayan Berhias Mangga Jadi Daya Tarik, Kecamatan Mayangan Usung Potensi Pesisir di Mango Carnival 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Angkat Pesona Mangga dan Budaya Nusantara, Kecamatan Wonoasih Hadirkan “Wonoasih Gemilang” di Mango Carnival 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:15 WIB

BPBD Kota Probolinggo Tampil di Mango Carnival of Indonesia, Usung Tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Penyerahan Santunan Anak Yatim Piatu, MADAS Madura Asli Daerah Anak Serumpun DPAC Asemrowo: Membangun Harapan, Menjaga Kebersamaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:38 WIB

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung

Berita Terbaru