Lahan SAE Paswangi Kembali Memasuki Masa Panen Padi, Proyeksi Hasil Capai 2,4 Ton Gabah

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Hal ini ditandai dengan digelarnya panen raya padi di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, Selasa (28/7).

 

Dari total luas area SAE Paswangi yang mencapai 2,2 hektar, lahan seluas 1 hektar yang ditanami padi varietas Siliwangi kini telah siap dipanen. Pada periode panen kali ini, produksi padi diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 2,4 ton gabah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Proses pemetikan hasil panen dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, bersama jajaran pejabat struktural dan petugas Lapas Banyuwangi pada area persawahan SAE Paswangi.

 

Kalapas Banyuwangi, Solichin, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini bukanlah yang pertama kali, melainkan bagian dari siklus pertanian yang terus berkelanjutan dan terkelola dengan baik di SAE Paswangi.

 

“Panen kali ini sudah yang kesekian kalinya kita laksanakan. Ini menjadi bukti nyata bahwa lahan SAE Paswangi terus menunjukkan tingkat produktivitas yang tinggi dan konsisten,” ujar Solichin.

 

Solichin menjelaskan, keberhasilan panen ini tidak lepas dari peran aktif Warga Binaan yang menjalani program asimilasi. Lahan SAE Paswangi tidak hanya difungsikan sebagai lumbung ketahanan pangan internal Lapas, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembinaan keterampilan secara praktis.

 

“Seluruh area di SAE Paswangi kami pastikan termanfaatkan secara optimal, tidak ada lahan yang mangkrak atau nganggur. Selain padi, kami juga mengembangkan berbagai varietas komoditas pertanian lain, seperti jagung, cabai, hingga bermacam jenis sayuran,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, pihak Lapas Banyuwangi menegaskan akan terus konsisten memanfaatkan potensi lahan SAE Paswangi secara maksimal melalui diversifikasi komoditas pangan. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendukung program ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bertani yang solutif bagi Warga Binaan saat kembali ke tengah masyarakat nantinya.(kabiro bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ny. Putri Koster Minta Peran Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Masyarakatat
Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali
Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah
Pawai Budaya Meriahkan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667, 23 Kontingen Tampilkan Ragam Seni Tradisi
Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Mulai Datangi Posko di Pelabuhan Tanjung Perak
Polri Kerahkan Tiga Kapal Polisi dan Dukungan Udara Cari Korban KM Virgo Transport 8
Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon
Polsek Pronojiwo Amankan Pagelaran Campursari di Wisata Tumpak Sewu, Situasi Kondusif

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Ny. Putri Koster Minta Peran Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Masyarakatat

Senin, 14 September 2026 - 13:43 WIB

Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali

Senin, 14 September 2026 - 08:40 WIB

Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Pawai Budaya Meriahkan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667, 23 Kontingen Tampilkan Ragam Seni Tradisi

Minggu, 13 September 2026 - 19:40 WIB

Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Mulai Datangi Posko di Pelabuhan Tanjung Perak

Berita Terbaru

Bali

Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali

Senin, 14 Sep 2026 - 13:43 WIB