Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Pemerintah Kota Probolinggo memanfaatkan momentum peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 untuk memperkuat komitmen pembangunan ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Peringatan dua agenda nasional tersebut digelar melalui upacara di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (28/7/2026). Kegiatan diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelaku koperasi, pendamping keluarga, Duta Generasi Berencana (GenRe), hingga aparatur sipil negara (ASN).
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memimpin langsung jalannya upacara yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, kepala perangkat daerah, dan para camat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Aminuddin menekankan bahwa penguatan koperasi merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah dan negara tidak dapat dicapai apabila sektor ekonomi rakyat masih tertinggal.
Ia menilai koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi masyarakat. Karena itu, modernisasi tata kelola serta pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan agar koperasi tetap relevan dan mampu bersaing.
“Penguatan koperasi harus dibarengi inovasi dan digitalisasi sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Keterlibatan generasi muda juga sangat penting agar koperasi berkembang lebih kreatif, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujar Aminuddin.
Selain menyoroti sektor ekonomi, wali kota juga mengajak masyarakat untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan anak perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas keluarga sekaligus menekan angka stunting.
“Ketahanan keluarga menjadi modal utama dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama membangun lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Probolinggo dr. Intan Sudarmadi menyampaikan bahwa Hari Keluarga Nasional memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Menurutnya, peringatan Harganas menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keluarga sebagai pilar utama pembangunan. Melalui penguatan delapan fungsi keluarga, diharapkan tercipta masyarakat yang memiliki ketahanan sosial dan kualitas hidup yang lebih baik.
Pada rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo juga memberikan sejumlah penghargaan kepada berbagai pihak yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan daerah. Salah satunya penghargaan Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Timur yang diterima Kampung KB Ceria, Kelurahan Curahgrinting.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas serta berbagai instansi dari sektor kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup atas capaian kinerja serta dukungan mereka terhadap program pembangunan di Kota Probolinggo.
Peringatan Harkopnas dan Harganas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekonomi yang inklusif serta keluarga yang tangguh sebagai pondasi kemajuan daerah.











