Petani Tengger Bromo Tak Lagi Sumringah Harga Tomat Anjlok Jelang Hari Raya Karo

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garudaxpose.com | Probolinggo – Hari Raya Karo merupakan hari berbahagia bagi masyarakat suku Tengger pada umumnya karena Karo merupakan salah satu hari raya besar yang dirayakan suku Tengger Bromo tiap tahun.

Namun beda dengan tahun ini beberapa petani yang ada di lereng Bromo, kecamatan Sukapura, kabupaten Probolinggo, tidak Srumingah atau bersemangat, karena jelang hari raya karo hasil pertanian mereka harganya anjlok, sedangkan harga obat obatan dan pupuk mahal.

Terutama saat ini yang dirasakan oleh salah satu Petani Tomat asal desa sapikerep kecamatan Sukapura, harganya anjlok tidak sesuai harapan. Selasa ( 28/07/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Untuk tahun ini kami petani tomat di lereng Bromo gigit jari, dikarenakan dalam panen raya kali ini harganya murah, sedangkan biaya perawatan untuk produksi mahal, apalagi ini pas mau hari raya karo di suku Tengger Bromo andai harga tomat stabil, kita masih untung,” terang Sukotjo.

Sedangkan untuk pekerja yang menetik hasil panen setiap petik 5 orang tentunya butuh pembiayaan.

” Harapannya nanti kedepannya agar pemerintah turut turun langsung dan memperhatikan petani seperti kami, untuk saat ini dengan harga panen komoditi hasil panen tak memadai balik modal saja rasanya udah cukup,” pungkas Hartini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo
Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar
Ajukan 250 Inovasi di IGA 2026, Banyuwangi Andalkan Program Berdampak Nyata
Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim
Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Terpikat Alam dan Kuliner Banyuwangi, Konjen AS: Luar Biasa!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:44 WIB

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Jumat, 6 November 2026 - 14:39 WIB

Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Jumat, 6 November 2026 - 14:37 WIB

Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar

Jumat, 6 November 2026 - 14:34 WIB

Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim

Berita Terbaru