Intervensi Gizi Berbasis Sekolah Jadi Strategi Efektif Penanganan Stunting di Lumajang

- Penulis

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, menjadi salah satu upaya konkret Pemerintah dalam menangani stunting pada anak-anak usia sekolah. Program ini menyediakan akses langsung kepada anak-anak terhadap makanan bergizi pada masa pertumbuhan kritis.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), menekankan bahwa intervensi gizi berbasis sekolah merupakan langkah preventif yang lebih efisien dibanding penanganan kuratif di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memberikan gizi yang cukup sejak dini membantu menurunkan risiko stunting, mendukung pertumbuhan, dan meningkatkan kemampuan belajar anak-anak,” ujarnya saat peresmian dapur MBG, Senin (3/11/2025).

Dapur MBG Dawuhan Wetan melayani 1.681 siswa dari delapan sekolah di Kecamatan Rowokangkung. Menu yang disiapkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak, termasuk protein, vitamin, dan mineral penting, sehingga langsung menargetkan faktor risiko stunting.

Mas Yudha menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada pengelolaan yang konsisten, higienis, dan berkelanjutan, serta pemantauan rutin oleh pihak sekolah dan tim pengelola dapur. “Kualitas layanan gizi harus selalu terjaga agar program ini benar-benar efektif dalam penanganan stunting,” tambahnya.

Selain menyediakan makanan bergizi, program ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak dan masyarakat tentang pentingnya nutrisi, pola makan sehat, dan kebiasaan hidup bersih. Pendekatan ini memastikan bahwa upaya penanganan stunting tidak hanya berhenti pada pemberian makanan, tetapi membangun kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk mendukung pertumbuhan anak secara berkelanjutan.

“Penanganan stunting bukan sekadar target angka, tetapi investasi jangka panjang bagi kesehatan dan kualitas sumber daya manusia. Dengan dapur MBG, kita menindaklanjuti komitmen ini secara nyata,” tungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Maesyal Rasyid Serahkan Bantuan Rp35 Juta kepada Warga Cisoka, Lanjut Jenguk Korban Kecelakaan di Solear dan Beri Nama Bayi yang Baru Lahir
Ribuan Perawat Jember Siap Jadi Garda Terdepan Sosialisasikan Program Pemkab
Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah
Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional
Bersihkan Kawasan Alun-Alun, Lurah Mangunharjo Sebut Kepedulian Lingkungan Harus Menjadi Budaya Bersama
Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar
Ketua Dekranasda Bali Pastikan tak ada Pungli bagi Pedagang Saat PKB 
PT Mayora Salurkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu Desa Gembong
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:44 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Serahkan Bantuan Rp35 Juta kepada Warga Cisoka, Lanjut Jenguk Korban Kecelakaan di Solear dan Beri Nama Bayi yang Baru Lahir

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:36 WIB

Ribuan Perawat Jember Siap Jadi Garda Terdepan Sosialisasikan Program Pemkab

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:32 WIB

Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:58 WIB

Bersihkan Kawasan Alun-Alun, Lurah Mangunharjo Sebut Kepedulian Lingkungan Harus Menjadi Budaya Bersama

Berita Terbaru