Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Situbondo meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan yang diduga berawal dari manuver mendahului kendaraan di depannya.

Korban diketahui bernama Moh. Rafi Anwar (21), warga Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda bernomor polisi P-4005-NA dari arah barat menuju timur.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sesampainya di lokasi kejadian korban diduga berusaha mendahului sebuah truk yang melaju searah di depannya. Namun, pada saat bersamaan sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan sepeda motor lain yang hingga kini belum diketahui identitas pengendaranya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat benturan tersebut, korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke sisi kiri badan jalan. Nahas, tubuh korban kemudian terlindas truk yang juga belum diketahui identitas pengemudi maupun nomor polisinya.

Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara itu, petugas Satlantas Polres Probolinggo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ali Rifqi Mubarok melalui Kanit Gakkum IPTU Aditya Wikrama Pramundito mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara utuh kronologi kecelakaan, termasuk melacak identitas kendaraan lain yang terlibat.

“Dari hasil penyelidikan awal, diduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan prosedur yang benar saat mendahului kendaraan di depannya sehingga terjadi senggolan dengan sepeda motor lain. Akibatnya korban terjatuh dan terlindas truk yang melintas searah,” ujar IPTU Aditya.

Ia menjelaskan, faktor manusia masih menjadi dugaan utama penyebab kecelakaan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian pengendara dalam mengambil keputusan ketika melakukan manuver menyalip di jalur yang dipadati kendaraan.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian, termasuk mengidentifikasi pengemudi truk maupun pengendara sepeda motor yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Proses penyelidikan terus berjalan,” katanya.

IPTU Aditya mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan apabila kondisi lalu lintas belum benar-benar aman. Menurutnya, pengendara harus memastikan ruang yang cukup, memiliki jarak pandang yang jelas, serta memperhitungkan kecepatan kendaraan lain sebelum melakukan manuver.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan mengambil risiko dengan mendahului secara terburu-buru, terlebih di jalur Pantura yang padat dilalui kendaraan besar. Sedikit kelalaian dapat berujung pada kecelakaan fatal,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan nasional guna menekan angka kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu. Polisi memastikan penyelidikan masih terus dilakukan hingga seluruh kendaraan yang terlibat berhasil diidentifikasi. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka
FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya
Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare
Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:37 WIB

FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Berita Terbaru