Kemenag RI Salurkan Bantuan ke Pesantren Tertimpa Musibah di Situbondo

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Situbondo – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag-RI) menyalurkan bantuan ke pesantren yang tertimpa musibah. Salah satunya Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qadir Jailani, Situbondo.

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Direktur Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Basnang Said, Kamis (30/10/2025).

Kehadiran mereka juga untuk memberikan dukungan moril kepada para pihak yang terdampak musibah, termasuk keluarga korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ditugasi Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, dan Dirjen Pendidikan Islam untuk menyampaikan secara langsung keprihatinan dan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi,” ujar Basnang Said.

Basnang menambahkan, kehadirannya bersama tim ke lokasi juga dalam rangka memberikan pendampingan dan mitigasi, melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dalam menangani dampak musibah tersebut, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kami berharap para santri dan pengasuh pesantren yang tertimpa musibah dapat memiliki resiliensi yang baik atas peristiwa yang terjadi sehingga masa depan pendidikan anak-anak tetap terjaga. Tentunya ini semua membutuhkan perhatian semua pihak, dan semoga kedepannya peristiwa serupa tidak terulang di lembaga pendidikan manapun,” tutur Basnang Said.

Rombongan Kemenag juga menyempatkan waktu mengunjungi kediaman keluarga korban. Selain bantuan untuk pemulihan pondok pesantren, Kemenag juga memberikan serta tanda untuk keluarga santri yang menjadi korban.

Salah satu ruangan asrama putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo, ambruk pada 28 Oktober 2025, dini hari.

Diduga kondisi cuaca dan hujan deras yang disertai angin kencang menjadi pemicu ambruk atap ruangan seluas 48 m² tersebut.

Kejadian ini menyebabkan seorang santriwati wafat, dua orang dirawat inap di RS, dan lainnya luka ringan. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Lumajang: Kesiapsiagaan dan Informasi Resmi Jadi Kunci Mengurangi Risiko Bencana
Kolaborasi MADAS Probolinggo Raya Aksi Sosial Dengan Menggandeng Sakera Lumajang
Hari Donor Darah Sedunia, Kapolresta Tangerang: Setetes Darah Bisa Menjadi Harapan Hidup
UPTD PJJ Wilayah V Intensifkan Pemeliharaan Jalan Provinsi di Tasikmalaya, Fokus pada Kebersihan dan Drainase
Terpesona dengan Keelokan Alamnya, Raline Shah Ajak Keluarga Jelajahi Banyuwangi
Terpesona Pendopo Banyuwangi, Raline Shah: Such a Beautiful, Bagus Sekali
Bareng Raline Shah di SATU Indonesia Awards di Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan
Kepala Bappeda se-Jatim Kumpul di Banyuwangi, Bahas Akselerasi Pembangunan Daerah di Jatim

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:25 WIB

BPBD Lumajang: Kesiapsiagaan dan Informasi Resmi Jadi Kunci Mengurangi Risiko Bencana

Senin, 15 Juni 2026 - 00:17 WIB

Kolaborasi MADAS Probolinggo Raya Aksi Sosial Dengan Menggandeng Sakera Lumajang

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:50 WIB

Hari Donor Darah Sedunia, Kapolresta Tangerang: Setetes Darah Bisa Menjadi Harapan Hidup

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:52 WIB

UPTD PJJ Wilayah V Intensifkan Pemeliharaan Jalan Provinsi di Tasikmalaya, Fokus pada Kebersihan dan Drainase

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:42 WIB

Terpesona dengan Keelokan Alamnya, Raline Shah Ajak Keluarga Jelajahi Banyuwangi

Berita Terbaru