WANASARI, BREBES,GarudaXpose.com//- Gelaran turnamen sepak bola paling dinanti di Kecamatan Wanasari, Pesantunan Cup Open 2026, resmi memasuki tahap akhir persiapan. Hal itu ditandai dengan digelarnya Temu Teknik pada Sabtu, 20 Juni 2026, bertempat di Aula Balai Desa Pesantunan.
Turnamen yang akan memperebutkan Piala Bergilir Kepala Desa Pesantunan ini dijadwalkan kick off pada 28 Juni hingga partai final pada 2 Agustus 2026 mendatang.
Acara Temu Teknik tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pesantunan, Moch. Tolibin, S.M., Kapolsek Wanasari IPTU Joko Widiyanto, S.M., serta Ketua Panitia Pesantunan Cup Open 2026 Asif Awaludin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir pula jajaran pengurus PSSI Kabupaten Brebes yang mewakili Ketua PSSI Kabupaten Brebes, Heri Fitriansyah. Mereka yang hadir di antaranya Komisi Disiplin Rosidin, Pengawas Pertandingan H. Tarsidin, dan Dahudin, yang masing-masing mewakili bidangnya untuk memberikan arahan teknis kepada seluruh manajer tim peserta.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pesantunan Moch. Tolibin menyambut baik gelaran turnamen tahunan ini. Ia berharap Pesantunan Cup dapat menjadi wadah positif bagi pemuda dan mempererat silaturahmi antar warga desa se-Kabupaten Brebes dan sekitarnya.
Ketua Panitia, Asif Awaludin, menegaskan bahwa Pesantunan Cup bukan sekadar ajang mencari juara. “Pertemuan ini bukan hanya mencari juara, ini adalah ajang silaturahmi. Pahami aturan dan regulasi turnamen sepak bola. Panitia secara objektif menyerahkan seluruh keputusan kepada PSSI,” ujarnya di hadapan perwakilan 32 tim peserta.
Sebanyak 32 tim dipastikan akan ikut meramaikan turnamen Pesantunan Cup Open 2026.
Sementara itu, Kapolsek Wanasari Joko Widiyanto berpesan tegas agar turnamen berjalan aman dan kondusif. “Ini jelas ajang silaturahim, bukan ajang gesekan. Saya berpesan, jangan sampai terulang kejadian tahun 2025. Mari kita jaga bersama keamanan dan sportivitas,” tegasnya.
Dari sisi teknis, Pengawas Pertandingan H. Tarsidin memberikan penjelasan rinci mengenai regulasi terbaru yang akan diterapkan selama turnamen. Salah satu poin penting adalah aturan pergantian pemain yang kini menggunakan sistem slot, dengan slot terakhir hanya bisa dipakai setelah jam istirahat yang ditandai dengan tanda merah.
“Taati regulasi yang dikeluarkan oleh PSSI, dan turnamen ini jangan dinodai. Ayo dukung turnamen ini berjalan lancar,” pungkas Tarsidin menutup sesi Temu Teknik.
Menutup rangkaian acara, Ketua Panitia Asif Awaludin kembali mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi fair play selama turnamen berlangsung. Ia menegaskan panitia telah menyiapkan perangkat pertandingan terbaik dan berkoordinasi penuh dengan pihak keamanan.
Dengan solidnya koordinasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan PSSI Kabupaten Brebes, panitia optimistis Pesantunan Cup 2026 akan berjalan sukses, aman, dan menjadi hiburan berkualitas bagi masyarakat Wanasari dan sekitarnya.
Kick off perdana pada 28 Juni 2026 pun kini tinggal menunggu hitungan hari, pungkasnya.***
(Agus)










