IKANAS Bukan Tempat Berlindung bagi Mereka yang Tidak Berintegritas terhadap Bangsa dan Negara

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : H. Syahrir Nasution S.E, M.M Wakil Ketua HIKMA SUMUT & PEMERHATI KEBIJAKAN PUBLIK.

Garudaxpose.com l Medan (Sumut)– Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) ditegaskan bukanlah wadah untuk kepentingan politik praktis maupun tempat berlindung bagi individu yang tidak memiliki integritas terhadap bangsa dan negara. Sebagai sebuah paguyuban keluarga besar marga Nasution, IKANAS dinilai harus tetap berpegang pada nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur dan menjaga marwah organisasi sebagai perekat persaudaraan.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap upaya-upaya yang dinilai berpotensi menyeret organisasi kekerabatan ke dalam kepentingan politik yang bersifat pragmatis. Menurut sejumlah tokoh masyarakat Nasution, keberadaan IKANAS sejak awal dibangun sebagai wadah silaturahmi, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai moral dan sosial di tengah masyarakat.
“IKANAS bukan rumah politik praktis dan pragmatis. Organisasi ini diisi oleh orang-orang yang menjunjung tinggi integritas, religiusitas, prinsip hidup, dan etika sebagaimana diwariskan oleh para leluhur marga Nasution,” ujar salah seorang tokoh keluarga besar Nasution.
Mereka menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut merupakan warisan yang harus terus dijaga dan menjadi pedoman bagi seluruh anggota keluarga besar Nasution dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Lebih lanjut, para tokoh keluarga mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian nilai-nilai yang diajarkan oleh leluhur, termasuk yang dikenal dalam sejarah sebagai Ompung-Ompung Si Baroar Sutan Diaru. Sosok tersebut diyakini meninggalkan ajaran mengenai kehormatan, kejujuran, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadap nilai-nilai kebenaran.
Karena itu, apabila terdapat individu yang mengatasnamakan marga atau organisasi namun bertindak bertentangan dengan nilai-nilai tersebut, maka menurut mereka perlu dilakukan penelusuran dan klarifikasi secara terbuka agar tidak mencoreng nama baik keluarga besar Nasution.
“Nama besar marga bukanlah tameng untuk membenarkan tindakan yang bertentangan dengan etika, hukum, maupun kepentingan bangsa dan negara. Justru setiap anggota keluarga besar Nasution harus menjadi teladan dalam menjaga integritas dan kehormatan,” tegasnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan prinsip yang pernah disampaikan salah satu tokoh pendiri bangsa, Sutan Sjahrir, yang menyatakan bahwa “Integrity is the highest quality of leadership” atau integritas merupakan kualitas tertinggi dalam kepemimpinan seseorang.
Bagi keluarga besar Nasution, integritas bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kepemimpinan yang berintegritas diyakini menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat serta menjaga kehormatan organisasi dan keluarga besar.
Oleh karena itu, IKANAS diharapkan tetap berdiri sebagai rumah persaudaraan yang menjunjung tinggi nilai adat, agama, moral, dan kebangsaan, serta tidak dijadikan alat untuk kepentingan kelompok tertentu yang dapat merusak persatuan dan tujuan luhur organisasi.
“Menjaga nama baik marga berarti menjaga kehormatan leluhur. Menjaga integritas berarti menjaga masa depan bangsa.”
(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Fakultas Hukum Unud Melaksanakan Sosialisasi Hukum Adat Bali Di Desa Adat Serongga
IKANAS Bukan Tempat Berlindung bagi Mereka yang Tidak Berintegritas terhadap Bangsa dan Negara
IKANAS Bukan Tempat Berlindung bagi Mereka yang Tidak Berintegritas terhadap Bangsa dan Negara
Dedi Wijatmiko, Anggota LBH Gadjah Madha Indonesia, Kawal Pasien Hingga Kembali ke Rumah Usai Dirawat di RSUD Genteng
Forum Konsultasi Publik UPTD Pelayanan Pajak Dan Retribusi Daerah Provinsi Bali Di Kabupaten Gianyar Membahas Peningkatan Kualitas Layanan Samsat
Sosialisasi SPMB 2026 Diterbitkan Juknis Resmi, Dinas Pendidikan Tekankan Ketat Kepatuhan SOP Agar Adil Dan Transparan
Rapat Perdana Pembukaan Palas expo Ke-3 Dipadatkan Dalam Rangka Hari Jadi Padang Lawas ke-19
SOSIALISASI RANPERDA KEPEMUDAAN DI SMKN 1 BARUMUN KEPALA SEKOLAH MINTA DUKUNGAN PENAMBAHAN RUANG KELAS 12

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:21 WIB

IKANAS Bukan Tempat Berlindung bagi Mereka yang Tidak Berintegritas terhadap Bangsa dan Negara

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:15 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum Unud Melaksanakan Sosialisasi Hukum Adat Bali Di Desa Adat Serongga

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:48 WIB

IKANAS Bukan Tempat Berlindung bagi Mereka yang Tidak Berintegritas terhadap Bangsa dan Negara

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:55 WIB

Dedi Wijatmiko, Anggota LBH Gadjah Madha Indonesia, Kawal Pasien Hingga Kembali ke Rumah Usai Dirawat di RSUD Genteng

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:47 WIB

Forum Konsultasi Publik UPTD Pelayanan Pajak Dan Retribusi Daerah Provinsi Bali Di Kabupaten Gianyar Membahas Peningkatan Kualitas Layanan Samsat

Berita Terbaru