Musancab Serentak 17 Kecamatan Tuntas, Cahrudin: Ini Mesin Perang 2029, Bukan Seremonial

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo Doc.Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes H.Cahrudin (Minggu 24 Mei 2026)

Photo Doc:Agus

BREBES,GarudaXpose.com//– Regenerasi total terjadi di tubuh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes. Lewat Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak, partai berlambang banteng itu resmi menempatkan generasi muda di garis depan struktur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak. Agenda utama: penetapan kepengurusan baru tingkat anak cabang hasil seleksi tes online dan wawancara. Musancab jadi tahapan konsolidasi terakhir sebelum Pemilu 2029.


Kegiatan dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, H. Cahrudin. Dihadiri 1.076 peserta yang terdiri dari 17 PAC, utusan KSB ranting dari 297 desa se-Kabupaten Brebes, serta jajaran pengurus DPC, senior partai, dan sayap partai.
Musancab digelar Minggu, 24 Mei 2026, sejak pukul 13.00 WIB hingga sore hari.

Bertempat di Gedung Serbaguna Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes. Lokasi disulap menjadi “lautan merah” oleh ribuan kader yang datang dengan atribut lengkap.

Menurut H. Cahrudin, perombakan struktur ini untuk menjawab tantangan zaman. “Dinamika digitalisasi ini anak-anak muda yang paling paham. Dunia medsos, dunia digital. PDI Perjuangan sebagai partai dinamis wajib merangkul mereka agar bisa bersaing di mata dunia,” tegasnya. Selain itu, Musancab digelar untuk mematangkan mesin partai dan memastikan soliditas total menuju Pemilu 2029.

Proses rekrutmen pengurus baru dilakukan melalui tiga tahap ketat: tes online berbasis ideologi dan wawasan kebangsaan, wawancara, dan penilaian akumulatif. Hasilnya, generasi muda mendominasi struktur. Kuota 30% keterwakilan perempuan juga dipenuhi di setiap kepengurusan PAC. “Itu aturan, dan kita taat. PDI Perjuangan tidak main-main soal kesetaraan,” ujar Cahrudin.

Soliditas terlihat dari kehadiran lengkap 17 PAC dan 297 ranting desa tanpa absen. “Karena kekompakan ini, kondusivitas terjaga. Semua sudah siap tempur,” tambahnya.

Usai Musancab, DPC PDIP Brebes langsung tancap gas dengan tiga agenda prioritas:
Musran di 17 kecamatan untuk merampungkan struktur hingga anak ranting dan memastikan mesin partai hidup sampai tingkat TPS.
Sekolah Politik untuk mencetak kader yang ideologis, militan, sekaligus melek teknologi dan media sosial.
Turun ke Rakyat dengan prinsip “dari desa, untuk desa, rebut kembali kepercayaan rakyat”.

Cahrudin berpesan khusus kepada 1.076 kader agar tidak jumawa. “Jaga marwah banteng. Jangan terlena euforia. Tugas kita berat. Lawan kita tidak tidur. Mulai besok, kerja, kerja, kerja.”

Dia menegaskan kemenangan 2029 butuh strategi baru. “Zaman berubah. Cara lama tidak cukup. Kita perang di darat, kita perang di udara. Darat kita kuasai dengan militansi ranting, udara kita kuasai dengan anak muda di digital,” jelasnya.

Menutup wawancara, Cahrudin menekankan Musancab ini adalah titik awal. “Terima kasih seluruh kader. Ini bukan sekadar ganti pengurus. Ini konsolidasi total. Ini menyiapkan mesin perang. Kemenangan 2029 tidak datang dari spanduk dan baliho, tapi dari keringat di lapangan, dari sentuhan ke rakyat, dari pintu ke pintu,” pungkasnya sambil mengepalkan tangan.

Musancab ditutup dengan pekik “Merdeka!” tiga kali yang menggema dari ribuan kader. Gemuruh itu jadi penanda: PDIP Brebes tak sekadar ganti muka, tapi ganti strategi tempur.***

(Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab PDI-P se-Kabupaten Brebes 2026: Konsolidasi Total Jelang 2029, “Siap Gotong Royong, Banteng Tak Akan Mundur”
PWHI Pertanyakan Anggaran Pembelian Kamera, Camat Karang Tengah Bungkam
Berhenti Menyalahkan Budaya – Pernikahan Anak adalah Soal Uang dan Siapa yang Memegang Kendali
DPC Gerindra Brebes Turun Gunung: Konsolidasi Dapil 2 Jadi Komando Penyatu Kabupaten-Akar Rumput
Muhammad Gufron, Regenerasi H. Rebo Muhidin di Muscam Partai Golkar Kecamatan Jayanti
Restu 12 PAC Mengalir Deras, Asrofi Kian Kokoh di Bursa Ketua DPC Demokrat Brebes
Restu 12 PAC Mengalir Deras, Asrofi Kian Kokoh di Bursa Ketua DPC Demokrat Brebes
LSM Laskar NKRI Desak Polresta Serang Kota Tindak Lanjuti Laporan THM

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:15 WIB

Musancab Serentak 17 Kecamatan Tuntas, Cahrudin: Ini Mesin Perang 2029, Bukan Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:31 WIB

Musancab PDI-P se-Kabupaten Brebes 2026: Konsolidasi Total Jelang 2029, “Siap Gotong Royong, Banteng Tak Akan Mundur”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:16 WIB

PWHI Pertanyakan Anggaran Pembelian Kamera, Camat Karang Tengah Bungkam

Senin, 18 Mei 2026 - 05:38 WIB

Berhenti Menyalahkan Budaya – Pernikahan Anak adalah Soal Uang dan Siapa yang Memegang Kendali

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:53 WIB

DPC Gerindra Brebes Turun Gunung: Konsolidasi Dapil 2 Jadi Komando Penyatu Kabupaten-Akar Rumput

Berita Terbaru